Pembangunan Capai 70%, YIA Segera Terintergasi Dengan Stasiun Kereta Bandara

JoSS, KULONPROGO – Bandara Kuloprogo atau Yogyakarta International Airport (YIA) kini mencapai 70% tahapan pembangunannya. Bandara baru yang bakal beroperasi penuh pada 2020 ini segera terintegrasi dengan stasiun kereta bandara.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan YIA, kedepan akan dilengkapi dengan akses kereta api. Saat ini proses pengadaan lahan akan segera dilakukan. Targetnya pada akhir 2020 badara ini sudah terintegrasi dengan jalur kereta api.

Dia berharap, proyek pemerintah ini selesai tepat waktu sehingga akses masyarakat akan lebih mudah. Sebab saat ini kereta api baru sampai di Stasiun Wojo dan harus pindah menggunakan sutle bus.

Menhub menjelaskan, kedepan dengan adanya jalur kereta ke bandara, aka nada kereta api yang bolak-balik dari Tugu ke YIA. Kereta api eksisting juga akan diintegrasikan agar moda kereta api lebih efektif.

Untuk itu, dia meminta PT Kereta Api Indonesia untuk melakukan penataan jalur kereta agar terhubung ke YIA. Nantinya jalur kereta bandara akan mengaktifkan Stasiun Kedundang yang saat ini sudah tidak dioperasionalkan.

“Nanti akan ada jalur ke YIA, kita akan optimalkan nanti melalui Stasiun Kedundang,” jelas Menhub saat mengecek jalur kereta di Stasiun Kedundang, Kulonprogo, Minggu (25/8).

Dia menjelaskan, hingga akhir 2020 KA bandara akan menggunakan jalur yang sudah ada. Dari Yogyakarta sudah ada dua kereta api bandara yang akan berhenti di Stasiun Wojo dengan waktu tempuh 40 Menit. Selanjutnya dari Wojo ke Bandara ada sutle bus dengan waktu tempuh 10 menit.

Baca juga: Enam Lokasi Pintu Tol Solo-Bawen-Jogja Sudah Ditentukan

Akses kereta api, dipilih untuk mengoptimalkan perjalanan penumpang. Dari Yogyakarta sampai ke YIA, dibutuhkan waktu 35 menit. Sedangkan jika menggunakan bus atau kendaraan pribadi akan membutuhkan waktu lebih lama dari satu jam.

Begitu nanti terhubung dengan bandara, harus ada penambahan kereta menuju bandara. Minimal setiap setengah jam harus ada kerata api bandara.

Sementara itu, terkait penyelesaian YIA, bandara ini ditargetkan selesai dan full operation pada awal tahun depan. “Progressnya sudah cukup bagus. Sekitar 60 sampai 70%,” jelasnya.

Menurut Menhub penerbangan melalui YIA, saat ini sudah ada sekitar 14 penerbangan baik yang melakukan landing maupun takeoff. Kedepan penerbangan dari YIA harus ditingkatkan, khususnya untuk penerbangan jarak jauh ke luar Pulau Jawa. “Nanti ada beberapa penerbangan dipindah kesini (dari Adisutjipto),”jelas Menhub.

Bandara YIA, juga akan didorong untuk melayani penerbangan ke luar Jawa. Kementerian akan mendorong maskapai untuk segera memindah jalur dari Adisutjipto. Rencananya pada bulan Oktober nanti ada 66 penerbangan yang dipindah.

“Target kita tahun depan, saat lebaran sudah pindah di sini,” jelasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*