
JoSS, JAKARTA – Nama dokter Reisa Broto Asmoro melejit bersamaan dengan tayangan program kesehatan di sebuah stasiun televisi swasta. Sering memberikan tips-tips kesehatan tak membuat keluarganya terbebas dari masalah kesehatan.
Seperti alergi yang dialami kedua buah hatinya. Dari pernikahannya dengan Tedjodiningrat Broto Asmoro, dr. Reisa dikaruniai dua anak yakni Ramania Putri dan Satriya Daniswara. Reisa Broto Asmoro mengungkapkan, kedua buah hatinya mengidap alergi.
Fakta ini menuntut Reisa melakukan sejumlah langkah antisipasi, mengingat gara-gara alergi Ramania Putrid pernah dilarikan ke rumah sakit jam 3 dini hari. Model sekaligus presenter ini menyebut level alergi putrinya dahsyat.
“Si kakak alergi cokelat, keju, bahkan alergi beberapa buah dan sayur termasuk tomat. Ia juga alergi seafood, ayam, telur, dan masih banyak lagi. (Karena itu) makanannya dari pagi sampai malam saya siapkan dari rumah,” ungkap Reisa Broto Asmoro, seperti dikutip dari Showbiz Liputan6.com, baru-baru ini.
Baca juga: Tips Agar Anak Suka Konsumsi Makanan Sehat
Karena punya riwayat alergi hebat, anak sulung Reisa Broto Asmoro tak pernah jajan di luar. Kalau pun sekolah menyediakan makanan, Reisa Broto Asmoro mengecek apa saja makanannya. “Ribet memang. Saat si kakak berusia sebulan, saya tahu dia mengidap alergi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reisa Broto Asmoro menjelaskan, alergi terlacak saat putrinya yang baru berusia seminggu kejang. Kala itu, dia menduga anaknya epilepsi.
Lalu, seleb cantik kelahiran 28 Desember ini membawa si kecil ke dokter spesialis. Sang dokter merekomendasikan Reisa diet. Setelah diet, frekuensi kejang anak menghilang. “Artinya, dia alergi terhadap ASI saya yang mengandung makanan tertentu,” Reisa menyimpulkan.
Anak kedua Reisa Broto Asmoro juga mengidap alergi tapi tak sampai kejang. “Paling muntah atau kulitnya kemerahan. Kalau mencoba makanan baru dia muntah berarti alergi,” ujarnya.
Dokter meminta Reisa Broto Asmoro menghindari makanan berisiko tinggi seperti seafood dan kacang-kacangan. Nanti setelah si kecil berusia 5 tahun, baru boleh mengonsumsi makanan berisiko tinggi.
“Saya dan suami enggak alergi, itu sebabnya kami bingung saat kedua anak kami ternyata alergi,” pungkas Reisa Broto Asmoro. (lna)

Leave a Reply