[widget id="text-5"]

PKL Malioboro Protes Tak Ingin Ungkur-ungkuran

JoSS, JOGJA – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di sisi barat Malioboro yang tergabung dalam Koperaso Tri Dharma Jogja memprotes rencana penataan lapak secara ungkur-ungkuran atau saling membelakangi karena dinilai akan mempersempit ruang untuk calon pembeli.

Ketua Koperasi Tri Dharma, Mudjiyo menjelaskan saat ini setiap pedagang anggota Koperasi Tri Dharma telah mengantongi izin dari Wali Kota Jogja terkait dengan penggunaan lapak seluas 1,5 x 1,5 meter.

Dia menambahkan, dengan sistem saling membelakangi, pedagang diakui dia tak lagi mendapat ruang seluas itu lantaran terpotong trotoar pejalan kaki.

“Kami khawatir jika kebijakan tersebut diterapkan maka ruang yang dimiliki PKL semakin sempit. Kami juga akan kesulitan dalam menata dagangan, kalau ada yang beli, nanti kami melayaninya susah,” katanya, Senin (22/7) seperti dikutip dari Kabar.24.com.

Baca juga: Begal Cabul Bergentayangan di Jogja, Coreng Industri Pariwisata

Menurutnya saat ini, banyak pedagang sudah kehilangan sebagian ruang lapaknya akibat digunakan sebagai penambahan akses masuk toko. Mudjiyo menyebutkan beberapa pedagang hanya memiliki dua tegel atau 30 sentimeter.

Dalam konsep penataan tersebut, imbuh dia, pedagang anggota Koperasi Tri Dharma akan ditempatkan di depan menghadap jalan, sementara pedagang lain di belakangnya. Ia khawatir jika ruang yang semula ditempati pedagang jadi kosong justru diisi pedagang baru lagi. “Apa pemerintah bisa menjamin tidak ada pedagang yang baru lagi?” ujar dia.

Mudjiyo menjelaskan anggota Koperasi Tri Dharma saat ini berjumlah sekitar 920 pedagang yang terbagi ke dalam 27 kelompok dan tersebar di sepanjang Malioboro. Mereka kebanyakan telah berdagang secara turun temurun. “Kebijakan ungkur-ungkuran ini memang masih hal baru dan belum pernah diujicobakan,” ucap dia.

Wali Kota Jogja, Haryadi suyuti, mengaku bakal menjamin tidak akan ada pengurangan jumlah pedagang. “Kami hanya menata, bukan menggusur. Dengan harapan Malioboro tambah rapi, tambah banyak pengunjungnya menikmati Malioboro,” kata dia. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]