Pasca Sistem Eror 2.670 Rekening Nasabah Mandiri Langsung Diblokir, Ini Sebabnya

Ilustrasi | Foto: kompas.id/tribunnews

JoSS, JAKARTA – PT Bank Mandiri menyatakan telah memblokir 2.670 rekening nasabah yang teridentifikasi melakukan transaksi menggunakan saldo yang bertambah saat terjadi eror sistem pada Sabtu (20/7) pagi.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan perseroan mengidentidikasi ribuan rekening yang melakukan penarikan uang atau transfer saat saldo bertambah.

Sementara itu, pihaknya memastikan layanan perbankan sudah kembali beroperasi normal pasca normalisasi rekening nasabah. Namun, ada sejumlah rekening nasabah yang diblokir sementara.

“Yang sudah transfer atau menarik uangnya sudah kami block, mungkin mereka tidak ngeh saldonya bertambah, tapi jumlahnya sangat sedikit, 2.670 nasabah dari total 1,5 juta nasabah,” kata Rohan, Sabtu (20/7).

Rohan mengatakan, rekening nasabah yang diblokir sementara akan ditindaklanjuti oleh kantor cabang tempat di mana nasabah membuka rekening. Pihak kantor cabang nantinya akan mengkomunikasikan kepada nasabah dan menjelaskan dengan memperlihatkan mutasi rekening nasabah.

Rohan belum menyebutkan berapa total dana dari 1,5 juta nasabah yang berpindah. Sejauh ini perseroan baru mendeteksi berapa jumlah saldo yang berubah pada rekening nasabah masing-masing.

Baca juga: Bank Mandiri Pastikan Dana Nasabah Aman

Perseroan kembali memastikan perpindahan saldo rekening nasabah terjadi akibat kegagalan sistem, pada saat perpindahan proses dari core system ke back up system.

Padahal, proses perpindahan data tersebut rutin dilakukan perseroan di akhir hari. Rohan menyebut, perseroan akan melakukan audit IT untuk mengidentifikasi penyebab sistem mengalami error.

Rohan menyatakan, pihak Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia sudah menanggapi dan menyampaikan akan membantu mensosialisasikan bahwa rekening nasabah akan tetap aman.

Pihaknya menegaskan, Bank Mandiri sudah melakukan antisipasi dengn mem-back-up data dan memastikan data nasabah tidak akan hilang. Meskipun terjadi kegagalan sistem, saldo nasabah pasti akan tetap kembali karena sudah terdata.

Sementara itu, terkait berkurangnya saldo di rekening nasabah, Bank Mandiri menyebut nasabah bisa menempuh berbagai jalur untuk mengembalikan saldo ke posisi semula seandainya terdampak kerusakan sistem tersebut.

Mandiri sendiri menyebut saldo sudah mulai dipulihkan dan akan kembali normal dalam dua jam sejak terjadinya eror sistem.  “Saldo nasabah akan kembali seperti sedia kala. Ini rata terjadi di seluruh Indonesia, kami jamin uang bapak dan ibu aman. Sekitar dua jam bisa dicek kembali,” kata Rohan.

Mandiri menyebut jika uang belum kembali dalam dua jam ke depan, maka nasabah bisa menempuh berbagai jalur yaitu email ke [email protected] atau melalui call center ke nomor telepon 1400.

Selain itu, nasabah bisa mendatangi cabang-cabang terdekat yang buka saat akhir pekan (bisa diperiksa melalui tautan www.bankmandiri.co.id/web/guest/weekend-banking. “Di kantor cabang akan ditampung keluhan, memastikan uang aman dan dicek kembali,” kata Rohan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*