
JoSS, JAKARTA – Tren kecelakaan pada masa mudik Lebaran 2019 tercatat turun signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat dan sejumlah antisipasi yang telah dilakukan oleh pemerintah.
Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019, Sigit Irfansyah mengungkapkan, tren kecelakaan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2019 turun drastis bahkan hampir 50% dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. Baik jumlah kejadian maupun korban.
Dari data yang dihimpun Kemenhub pada H-3 Lebaran, jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 64 peristiwa. Adapun korban meninggal dunia 16 orang, korban luka ringan 82 orang dan korban luka berat 15 orang.
“Jadi kalau dibandingkan tahun lalu turunnya luar biasa signifikan. Tahun lalu kan, H-3 Lebaran, 138 kejadian, korban meninggal 29, luka berat 33, luka ringan 173,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com.
Dia menambahkan jika dibandingkan dengan data H-4 Lebaran 2019 dan 2018, trennya juga menurun. Jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas H-4 Lebaran 2019 sebanyak 67 peristiwa. Sementara, di tahun 2018 sebanyak 152 peristiwa. Ada penurunan sekitar 56%.
Sigit menilai, penurunan jumlah peristiwa kecelakaan pada mudik Lebaran 2019 disebabkan meningkatnya kesadaran masyarakat menyangkut aspek keselamatan. “Tentunya ini kan mudik bukan hal pertama ya buat masyarakat, sudah berkali-kali, dan kita juga meningkatkan sosialisasi, baik dari Korlantas, Perhubungan dan lain-lain. Jadi, masyarakat siap untuk mudik,” ujar dia.
Selain itu, Sigit juga melihat masyarakat banyak memanfaatkan program mudik gratis yang ditawarkan pemerintah dan pihak swasta.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Telah Usai, Jalur Selatan Jawa Tengah Lancar
Hal ini khususnya berpengaruh besar mengalihkan pemudik yang menggunakan sepeda motor ke transportasi umum.
“Sekarang banyak yang paket mudik sekalian bawa sepeda motor dan orangnya diangkut, dan itu jumlah mudik gratis kalau dari Perhubungan Darat sendiri sekitar 1.500 bus, belum yang pihak swasta, luar biasa sekali. Mudik gratis ini kami pusatkan di banyak tempat. Jadi, ini yang juga memicu penurunan terjadinya kecelakaan,” ujar dia.
Hal yang sama diungkapkan dari pihak Kepolisian. Jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia selama empat hari mudik Lebaran tahun 2019, tercatat menurun drastis dibanding periode yang sama tahun 2018.
Pada perhelatan mudik tahun ini sejak H-7 atau Kamis (30/5) hingga H-3 atau Minggu (2/6), sebanyak 67 kasus kecelakaan dengan 18 orang meninggal dunia.
“Jumlah kecelakaan ini terjadi di Jalan Tol Trans-Jawa dan Non-tol Trans-Jawa,” jelas Kakorlantas Polri Irjen Polisi Refdi Andri, saat berada di Pos Terpadu GT Palimanan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Minggu (2/6).
Sementara jumlah kecelakaan pada 2018 periode yang sama terdapat 152 kasus dengan korban 67 meninggal dunia. “Mudah-mudahan penurunan ini akan terus terjadi. Kami juga sudah menurunkan personel-personel keselamatan,” kata Refdi.
Dia menambahkan, keselamatan setiap pengendara merupakan hal penting, mulai dari kesiapan kendaraan hingga kondisi jalan. “Pemerintah sudah melengkapi kelengkapan jalan yang akan dilalui pemudik. Mudah-mudah angka kecelakaan akan terus menurun di tahun berikutnya,” tutupnya. (lna)

Leave a Reply