Terseret Ombak, Mantan Pemain Persis dan Putrinya Belum Ditemukan

JoSS, SOLO – Eks pemain PSS Sleman dan Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro, dan anaknya Freya Fajrina Dwi, 7, terseret ombak Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul Kamis (20/6) pagi hingga kini belum ditemukan.

Ferry dan anak bungsunya terbawa ombak sekitar pukul 08.35 WIB. Kejadian itu bermula saat Freya dan kakaknya Felicia Shafira, 12, serta dua keponakan Ferry, yakni Afdal Firmansyah, 11, dan Ai Rohima sedang bermain air di bibir pantai. Namun, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung keempatnya.

Seketika Ferry langsung menolong. Kemudian dia disusul sejumlah anggota Tim SAR Wilayah 4 Bantul, dan beberapa warga yang berada di sekitar pantai. Ferry berhasil menarik dan melempar Felicia. Tim SAR juga berhasil menolong dua korban lainnya. Namun nahas saat meraih anak bungsunya, Ferry justru ikut terseret ombak.

Menurut Koordinator SAR Wilayah 4 Bantul, Dwi Riaspamuji, Ferry sudah memeluk Freya. Namun ombak besar datang sehingga mereka semakin terbawa ke tengah laut. Anggota SAR tidak ingin mengambil resiko, terlebih peralatan penyelamatan hanya pelampung dan tali.

Baca juga: BMKG Peringatkan Ancaman Ombak Setinggi 5 Meter di Pantai Selatan

“Akhirnya yang bisa diraih terlebih dahulu yang diselamatkan,” kata Dwi Riaspamuji.

Anggota SAR sempat mengingatkan para pengunjung agar tidak terlalu dekat dengan air laut yang sedang pasang. Ferry berserta dua putri dan keponakannya lalu pindah ke tempat lain. Namun, sekitar pukul 08.30 WIB, gelombang tinggi tiba-tiba datang dan menyapu tubuh mereka

“Bila belum ditemukan hingga nanti malam, pencarian korban bisa dilanjutkan selama tiga hingga tujuh hari ke depan,” katanya.

Ferry Anto mengawali karier sebagai pesepak bola bersama klub yunior Persis Solo.  Dia pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Persis Solo mengarungi kompetisi Divisi Utama yang kini menjadi Liga 2 Indonesia.

Ferry dikenal sebagai sosok striker haus gol sekaligus kapten yang bisa diandalkan. Namun, karier Ferry sebagai pesepak bola terhitung singkat. Pesepak bola kelahiran 12 Februari 1985 itu memutuskan gantung sepatu saat berusia 31 tahun pada awal 2016. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*