
JoSS, JAKARTA – Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (One Way) mulai diberlakukan di tol Trans Jawa, Jumat (7/6) siang. Hari pertama, pemberlakuan kebijakan ini mundur 2 jam lebih dari jadwal semula. Satu arah mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung – KM 70 GT Cikarang Utama.
Corporate Communications Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan pelaksanaan kebijakan ini sangat fleksibel sambil melihat situasi arus lalu lintas. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas arus balik dari arah timur menuju Jakarta itu mundur dua jam dari jadwal. Jasa Marga sebelumnya menjadwalkan One Way diberlakukan Jumat (7/6) pukul 12.00 WIB menjadi pukul 14.05.
“Pemberlakuan One Way hari pertama pada periode arus balik Lebaran 2019 ini mundur dua jam lima menit dari yang telah direncanakan sebelumnya dengan mempertimbangkan ramainya lalu lintas di kedua arah, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek, yang masih seimbang hingga menjelang tengah hari,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/6) sore.
Baca juga: Libur Lebaran Kendaraan Dilarang Berhenti Di Malioboro
Jasa Marga menyebut penundaan rekayasa ini karena mayoritas pengguna jalan memakai waktunya untuk salat Jumat di rest area di jalur arah Cikampek yang pada akhirnya pembersihan jalan di sana baru dilakukan setelah waktu salat Jumat.
Selain itu, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Jasa Marga menurunkan Oblique Approach Booth (OAB) atau GTO mini sebanyak empat unit. Total ada 29 gardu yang beroperasi di GT Cikampek Utama.
Sementara itu untuk lalu lintas arah Cikampek, ada empat gardu yang beroperasi untuk menerima arus kendaraan yang cukup padat dari arah Jakarta.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan memperhatikan rambu lalu lintas dan arahan yang ada selama pemberlakuan sistem satu jalur di tol Jakarta-Cikampek ini.
“Jasa Marga mengimbau pengguna jalan dapat mengantisipasi titik awal pemberlakuan rekayasa lalu lintas One Way memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan agar dapat masuk ke lajur one way dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain sistem One Way ini, Kementerian Perhubungan turut menyiapkan sistem contraflow di sepanjang KM 70 hingga KM 65 Tol Cikampek untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang berlebih dalam arus balik ini.
Hanya saja sistem contraflow ini pun akan diterapkan mengikuti perkembangan situasi di jalan. (lna)

Leave a Reply