
JoSS, KARANGANYAR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Waduk Gondang di Karanganyar, Kamis (2/5). Waduk dengan kapasitas tampung air 9,15 juta meter kubik itu untuk mengairi areal persawahan di Karanganyar dan Sragen.
Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. Hadir pula Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta Jajaran Forkopimda Karanganyar.
Presiden Jokowi berharap waduk tersebut bisa meningkatkan perekonomian bagi kedua kabupaten.
“Semoga dapat memberikan pertumbuhan ekonomi yang baik [bagi warga Karanganyar dan Sragen],” ujar Jokowi.
Waduk atau Bendungan Gondang dibangun oleh PT Waskita Karya selama kurang lebih lima tahun yakni 2014-2019. Waduk Gondang yang memiliki kapasitas tampung air 9,15 juta meter kubik diperkirakan dapat mengairi kurang lebih 4.680 hektare lahan pertanian di Karanganyar dan Sragen.
Bendungan Gondang ini dibangun pada lahan seluas 96.23 hektare di atas wilayah 3 desa di dua kecamatan, yakni Desa Gempolan dan Desa Ganten Kecamatan Kerjo dan Desa Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso.
Baca juga: Kebocoran Air PDAM Solo Setara Volume Waduk Cengklik
Peresmian Bendungan Gondang ini ditandai dengan membunyikan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.
“Pembangunan bendungan ini sudah selesai, tinggal ditutup salurannya. Harapannya pada September (volume air) bisa penuh. Adanya bendungan ini, akan mengairi sawah seluas 4.680 hektare,” katanya.
Bendungan Gondang ini akan mengairi wilayah Kabupaten Sragen dan beberapa wilayah di Kabupaten Karanganyar. Diharapkan, dapat meningkatkan produktivitas pertanian. “Yang biasanya panen satu kali, bisa panen dua kali. Yang biasanya dua kali bisa tiga kali panen,” katanya.
Presiden menyebutkan, secara nasional jumlah waduk atau bendungan di Indonesia ada 231 bendungan. Dalam lima tahun ini, ditambah sejumlah 49 bendungan.
“Kalau tambahan 49 waduk atau bendungan itu selesai, baru mencukupi 20 persen dari kebutuhan air yang ada,” jelasnya.
Jokowi berharap, dengan adanya bendungan ini, selain untuk mengairi sawah, juga dapat digunakan untuk pembangkit listrik, air baku dan tempat wisata. (lna)

Leave a Reply