JoSS, BOYOLALI – Menyambut bulan suci ramadhan, berlangsung tradisi padusan di Boyolali. Tradisi yang digelar Pemkab Boyolali ini bertujuan menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Pembukaan tradisi padusan digelar di Umbul Ngaben, yang berada di komplek wisata umbul Tirto Marto, Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Acara ini berlangsung cukup meriah. Diawali dengan kirab budaya dari kantor Kecamatan Banyudono menuju kompleks Umbul Tirto Marto.
“Ini acara rutin tahunan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan,” ujar Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat, ditemui usai mengikuti tradisi padusan di komplek wisata umbul Tirto Marto, Pengging, Kecamatan Banyudono, sesuai yang dilansir dari detiknews.com, Sabtu (4/5).
Pembukaan padusan ditandai dengan siraman kepada duta wisata atau Mas dan Mbak Boyolali. Siraman berlangsung di Umbul Ngabean, yang dibangun atau peninggalan PB X, Keraton Surakarta. Setelah siraman, Mas dan Mbak Boyolali turun ke kolam berbentuk bundar tersebut.
M Said Hidayat mengatakan, pelaksanaan tradisi padusan ini sudah berlangsung turun temurun sejak nenek moyang kita, yang dilakukan setiap menjelang bulan suci ramadhan.
Baca juga: Sensasi Mandi Bagai Raja di Umbul Ngabean, Boyolali
“Ini merupakan wujud bagaimana kita bersama tetap mampu untuk hadir nguri-uri kebudayaan yang ada di Boyolali ini,” tambahnya.
Tradisi padusan, jelas Said, bukan hanya sekadar membersihkan diri. Tetapi jauh dalam dari itu, juga sebagai simbol untuk menyucikan diri baik jasmani mau pun rohani sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan ini.
Dengan terus lestarinya tradisi padusan ini, diharapkan juga akan semakin bisa mengembangkan kegiatan pariwisata di Boyolali. Juga mampu mendorong bagi desa mau pun kecamatan lain di Boyolali, untuk membangkitkan desa sadar wisata.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, mengatakan kegiatan tradisi padusan di Boyolali tak hanya dilaksanakan di Pengging saja. Pemkab Boyolali juga menyediakan tempat untuk padusan di umbul Tlatar dan umul Tirto Mulyo, Desa Kemasan, Kecamatan Sawit. (nug/lna)

Leave a Reply