Sambut Mudik Lebaran, DPU-PR Boyolali Perbaiki Sejumlah Jalan

JoSS, BOYOLALI – Menyambut mudik lebaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Boyolali melakukan perbaikkan sejumlah jalan. Anggaran untuk perbaikkan sekaligus peningkatan jalan itu mencapai Rp 7,7 miliar.

“Kami telah menyiapkan anggaran Rp7,7 miliar untuk perbaikkan tambal sulam dan peningkatan jalan di Boyolali untuk menyambut arus mudik Lebaran,” kata Kepala Bidang Bina Marga, DPU-PR Kabupaten Boyolali, Budi Wahyono, seperti yang dilansir dari Antara, Sabtu (11/5).

Menurutnya, dengan perbaikan tambal sulam jalan yang rusak di Boyolali tersebut, diharapkan pemudik saat melintas wilayah Boyolali dari arah Semarang merasa nyaman dan aman.

Budi menambahkan, perbaikkan jalan yang rusak terutama di jalur alternatif yang banyak dilintasi para pemudik. Seperti jalur Bangak-Simo sepanjang dua kilometer. Jalur itu, dilakukan perbaikan dengan dicor beton. Sehingga lebih kuat dan nyaman.

Selain itu, lanjutnya, perbaikkan jalan juga dilakukan di jalur Karanggede-Boyoromo yang mengarah ke Tingkir sepanjang 1 km, dan jalur Ampel-Jetis Simo sepanjang 2 km juga dilakukan tambal sulam.

Baca juga: Underpass Kentungan Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran

Dia mengatakan jalur alternatif Boyolali-Selo yang tembus Magelang merupakan jalan provinsi yang kondisi sudah mulus setelah ada peningkatan dengan cor beton pada tahun sebelumnya.

Perbaikkan dan peningkatan jalan juga dilakukan di Jalan Prof Suharso atau jalur lingkar utara Boyolali yang rusak. Jalur ini, dilintasi kendaraan ukuran berat seperti tronton, bus dan truk lainnya. Perbaikkan dilakukan dengan cor benton sehingga akan lebih kuat.

Jalur lingkar utara Boyolali tersebut, kata dia, yang dilakukan perbaikkan sekitar 400 meter panjangnya dengan cor beton akan menghabiskan sekitar sekitar Rp 3 miliar.

Sebelumnya, rencana perbaikkan dan peningkatan sejumlah ruas jalan yang rusak akan segera dimulai, dengan anggaran dari APBD, Bantuan Keuangan (Bankeu), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Insentif Daerah (DID).

Budi menjelaskan, perbaikan dan peningkatan jalan yang rusak dimulai April, menunggu proses lelang yang sedang dilakukan. Ruas yang diperbaiki dipilih berdasar prioritas kepentingan umum, di mana untuk tahun ini, perbaikkan untuk ruas jalan kabupaten sepanjang 70 km dari total ruas jalan di Kabupaten Boyolali sepanjang 678 km.

“Karena keterbatasan anggaran, kita pilih dulu ruas jalan mana yang diperbaiki sesuai prioritas. Tiap tahun kita selalu melakukan perbaikan dan peningkatan ruas jalan kabupaten atau infrastruktur lainnya,” kata Budi, seperti yang dilansir dari krjogja.com, maret lalu. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*