JoSS, JOGJA – Komisi D DPRD DIY mengusulkan adanya harapan nama baru Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) yang lebih identik dengan Yogyakarta. ‘Mangkubumi’ dinilai dapat menjadikan pilihan alternatif selain nama pahlawan.
Ketua Komisi D DPRD DIY, Kuswanto mengatakan di daerah-daerah lain di Indonesia memiliki bandara yang namannya identik dengan wilayah setempat.
Dia menambahkan, nama bandara memang kewenangan penuh di Gubernur. Meski demikian pihaknya berharap usulan anam baru yang lebih membumi.
“Harapan kami namanya bisa yang ciri khas Yogya. Ya nama pahlawan lah apakah Mangkubumi atau bagaimana. Kami belum bicara di dewan secara formal tapi kami hanya punya wacana, nanti ditindaklanjuti tapi bisa sambil jalan,” ujarnya, seperti dirilis dari Krjogja, Selasa (7/5).
Kuswanto memastikan, serapan tenaga kerja di bandara baru tersebut sesuai dengan komitmen awal berasal dari wilayah Kulonprogo sesuai lokasi bandara tersebut.
Saat ini, lanjutnya 70% dari tenaga kerja di BIY merupakan warga masyarakat Kulonprogo. Hal tersebut menurut dia sesuai kesepakatan awal bawasanya mayoritas tenaga kerja harus diserap dari wilayah Kulonprogo.
“Kami wakil rakyat ingin monitoring dan ternyata tenaga kerja di bandara ini 70% berasal dari Kulonprogo dan sisanya sekitar DIY. Ini baru sementara dan nantinya harapannya bisa diteruskan dan menyerap lebih maksimal tenaga kerja lokal,” ungkapnya usai kunjungan ke BIY.
Baca juga: Begini Cara Pemerintah Dorong Pengembangan Homestay di Jogja
Sementara terkait transportasi penunjang menuju Bandara di Kulonprogo tersebut, pihaknya juga mengharapkan adanya percepatan fasilitas penunjang bandara.
Pasalnya saat ini masih cukup sulit untuk menjangkau bandara yang berada di Temon Kulonprogo tersebut.
“Akses transportasi masih cukup sulit, kami mendorong Dishub untuk memaksimalkan akses misalnya kereta api atau bus sehingga akses bisa nyaman, cepat dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya. (Wiek)

Leave a Reply