Kepadatan Lalu Lintas Mudik Jalur Utama Semarang-Jogja Diprediksi Turun

lalu lintas
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Kepadatan arus lalu lintas di jalur utama Semarang-Yogyakarta akan mengalami penurunan seiring dengan adanya jalan tol Trans Jawa yang melewati Kabupaten Semarang. Akan tetapi, Polres Semarang telah membangun pos pemantauan lalu lintas dan pelayanan bagi pemudik melintas di jalan tol atau jalan utama Semarang-Yogyakarta.

Kapolres Semarang, AKBP Adi Sumirat mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pos pemantauan dan pelayanan baik di jalur arteri mau pun di dalam tol. Menurutnya, arus mudik di Kabupaten Semarang tidak mengalami kepadatan seperti tahun lalu. Lantaran keberadaan tol Trans Jawa yang sudah terintegrasi secara utuh.

“Jadi jalur utama Semarang-Yogya ini tidak akan mengalami kepadatan seperti tahun lalu. Sebab, para pemudik yang menuju Yogya, bisa melalui gerbang tol Colomadu lalu melewati jalan Solo- Klaten-Yogya,” jelas Adi Sumirat kepada awak media di Pos Polisi Pangkalan Truk Jambu, seperti yang dilansir dari detiknews.com, Jumat (24/5).

Baca juga: Kurang Sosialisasi, Rekayasa Lalu Lintas Jalan Jenderal Sudirman Membingungkan

Berdasarkan pantauan, Kapolres Semarang, juga melakukan peninjauan di lapangan. Seperti kegiatan peninjauan Pos Pemantauan dan Pelayanan di pelataran Benteng Williem Ungaran.

“Total Pos Pemantauan dan Pelayanan ada 11, baik itu di dalam tol mau pun di jalur arteri. Nanti H-10 seluruh pengerjaan perbaikan jalan juga akan berhenti. Sehingga jalan di Kabupaten Semarang ini sudah siap menyambut kedatangan para pemudik,” terangnya.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga akan menertibkan parkir-parkir liar di sekitar pasar dan fasilitas umum. Begitu juga dengan kantong-kantong parkir bagi truk akan disediakan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas.

“Kami akan menertibkan tempat-tempat parkir yang mengganggu arus lalu lintas. Personel kami di lapangan akan menindak tegas para penyedia parkir yang masih nekat menggunakan bahu jalan,” pungkasnya. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*