
JoSS, BOYOLALI – Lokasi penambangan pasir di lereng Gunung Merapi lagi-lagi memakan korban. Kali ini dua penambang pasir ditemukan tewas akibat tertimbun tanah longsor di Dukuh Tunggulsari, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Boyolali Sabtu (11/5).
Dikutip Jatengdaily.com, dua korban meninggal yakni Tono (35) dan Triyanto (45) keduanya warga Tunggulsari RT13/RW3 Sukabumi Cepogo Boyolali. Lokasi kejadian merupakan kawasan penambangan pasir di lereng Gunung Merapi.
Dua korban sebelumnya menambang pasir dengan membuat gua sedalam sekitar 3 meter. Diduga saat berada di dalam gua galian tersebut tebing pasir bercampur batu yang berada di dasar tebing setinggi 6 meter itu runtuh dan menimpa mereka.
Warga kemudian memberikan pertolongan kepada korban dengan berupaya menyingkirkan material yang menimbun. Peristiwa yang terjadi pukul 11.45 WIB tersebut, baru sekitar pukul 12.30 korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal.
Kepala Bagian Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fajar Kurniawan menyatakan pihaknya telah mendapat laporan kejadian dan menuju lokasi.
Baca juga: Kegiatan Pendakian ke Gunung Andong Dihentikan Sementara
Namun warga sudah berhasil mengevakuasi kedua korban 45 menit setelah kejadian. Kedua korban ditemukan sudah meninggal.
Sebelumnya, pada April lalu dua penambang pasir lereng Gunung Merapi juga ditemukan tewas di Kaliworo, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten. Dikutip Merdeka.com, Sariyem (30) dan Legiyem (34) tewas tertimbun longsoran tebing setinggi 30 meter saat mencari pasir.
“Kejadiannya sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Mereka sedang menggali tanah tebing di bantaran Kaliworo bersama puluhan penambang lainnya,” kata Sudiman, penambang sekaligus warga setempat.
Sudiman mengatakan, peristiwa itu terjadi sangat cepat. Saat mereka sedang menggali tanah di bawah, tiba-tiba tebing sungai tepat berada di depan korban langsung longsor dan menimpa keduanya. Meski puluhan penambang lain bisa menyelamatkan diri, tetapi kedua korban tidak sempat.
Usai kejadian, lanjut Sudiman, para penambang bersama warga lainnya segera mengevakuasi korban dengan peralatan seadanya. Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Namun ketika diangkat, kondisi kedua korban telah tewas. (Wiek/lna)

Leave a Reply