Dua Pekan Terakhir Indonesia Kedatangan Alat Tempur Canggih dari 4 Negara, Ada Apa?

Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Dalam dua pekan terakhir Indonesia kedatangan alat tempur dari empat negara. Tiga kapal perang dari  Australia, Jepang dan Amerika Serikat serta 7 pesawat tempur berteknologi canggih milik Perancis.

Di awal bulan ini, Kamis (2/5) US Navy berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta dengan USS Blue Ridge. Kapal perang ini dilengkapi alat tempur seperti helikopter dan lain sebagainya. Selang beberapa hari tepatnya Rabu (8/5) armada perang Angkatan Laut Jepang atau Dai-Nippon Teikoku Kaigun, JS Samidare juga berjangkar di Tanjung Priok.

Sementara itu, Sabtu kemarin (18/5) kapal perang HMAS Canberra (LHD-02) Royal Australian Navy atau Angkatan Laut Australia berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Di hari yang sama, 7 pesawat tempur milik Angkatan Laut Perancis mendarat Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda Aceh.

Pesawat ini berangkat menyusuri udara dari kapal induk Charles De Gaule. Ketujuh pesawat tempur itu mendarat darurat di pangkalan udara Aceh dengan alasan kerusakan sistem dan gangguan cuaca buruk.

Kedatangan sejumlah armada tempur ini jadi momen istimewa, pasalnya Indonesia saat ini tengah menghadapi situasi politik yang memanas terkait hasil Pemilu 2019. Misi apa yang dibawa masing-masing armada tempur ini sehingga berlabuh di Indonesia?

1. JS Samidare

Kapal perang milik Angkatan Laut Jepang, JS Samidare, berlabuh di Tanjung Priok pada Rabu, 8 Mei 2019. Kunjungan ini dalam rangka mempererat kemitraan dengan Angkatan Laut RI.

Baca juga: Bangkai Kapal Karam Kini Digemari Wisatawan Lantaran Beraura Mistis

Sebelumnya, JS Samidare baru menyelesaikan perjalanan panjang untuk bergabung dalam operasi maritim anti-pembajakan di lepas pantai Somalia. Kapal ini beroperasi dalam gugus tugas kontra-pembajakan Pasukan Maritim Gabungan 151 (CTF151) yang merupakan mitra utama Operasi Atalanta Inisiatif NATO dan Uni Eropa.

2. USS Blue Ridge

Kapal perang milik Angkatan Laut Amerika Serikat ini juga berlabuh di Tanjung Priok padal Kamis, 2 Mei 2019. Kunjungan ini dijalankan dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia AS.

USS Blue Ridge adalah salah satu kapal perang yang memperkuat armada tempur AS. Kapal ini sanggup mengangkut beberapa unit helikopter.

” Kami ingin melanjutkan penguatan hubungan kerja sama antara Indonesia dan AS, khususnya di bidang militer Angkatan Laut,” kata Panglima Armada ke-7 Angkatan Laut AS Laksamana Madya Philip G. Sawyer.

3. HMAS Canberra (LHD-02)

Kapal perang ini adalah yang terbesar milik Australia dan dapat memuat helikopter atau pesawat tempur berkemampuan lepas-landas dan mendarat secara vertikal (VTOL).

Bentuknya mirip kapal induk namun ukurannya lebih kecil. Kapal ini dilengkapi landasan pacu pesawat yang menanjak di bagian ujung.

Kunjungan ini membawa misi penguatan kerja sama antara Australia dengan Indonesia di bidang militer dan keamanan. Kunjungan ini merupakan rangkaian dari misi muhibah Gugus Tugas Indo-Pacific Endeavour 2019 Angkatan Bersenjata Australia.

4. Tujuh Pesawat Tempur jenis Rafale

Armada tempur milik Angkatan Laut Perancis ini mendarat darurat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Blangnbintang, Aceh Besar pada Sabtu (18/5). Diduga, pendaratan ini terjadi lantaran base mereka yaitu Kapal Induk Charles De Gaule mengalami cuaca buruk. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*