Baru Dibuka, Fakultas Kedokteran Unika Soegijapranata Sudah terima 50 Mahasiswa

JoSS, SEMARANG – Sedikitnya 50 mahasiswa baru tahun ini mulai menjajal fakultas baru, yakni Jurusan Kedokteran Unika Soegijapranata. Pihak kampus mengaku terus meningkatkan kompetensi dan memaksimalkan potensi yang ada.

Sugeng Ibrahim, Wakil Dekan 2 FK Unika Soegijapranata mengatakan sebagaimana ketentuan Kemenristekdikti, di tahun pertama ini pihaknya menerima 50 mahasiswa, standar minimal sudah dipenuhi.

Selain itu, dari sisi pengajar terus ditingkatkan kompetensinya. “ Ada 12 tenaga pengajar tetap dokter yang biomedik. Terus ada dokter yang magisternya medical education. Kita siap ada juga yang dari public health. Lain – lainnya sedang dipersiapkan. Artinya beberapa staf kita sekolahkan untuk spesialis,” katanya seperti dikutip dadri TribunJateng.

Sugeng mengatakan pihaknya saat ini sedang menyekolahkan sejumlah stafnya di bidang yang sesuai. Para staf disekolahkan di Universitas Gadjah Mada, dan di Undip untuk memenuhi prasarat ilmu dasar tertentu.

Sementara itu, terkait pembangunan rumah sakit, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikannya dalam jangka waktu dua tahun mendatang. Pembangunan rumah sakit dan juga kelengkapan kampus FK Unika Soegijapranata saat ini sedang dimulai prosesnya di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) Semarang.

Baca juga: Sepatu Bikinan Mahasiswa UMM Segera Dipasarkan di Jepang

“Karena 2 tahun lagi kami diakreditasi. Kalau rumah sakit belum punya ya C terus kita,” ungkapnya.

Sementara di dua tahun awal ini pihaknya sudah bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit. Di antaranya rumah sakit tipe B di Purwodadi.

“Untuk jejaringnya di Semarang di antaranya di Elisabeth, Ken Saras, Columbia Asia,” ujar Sugeng.

Saat ini gelombang pertama sudah dibuka. Total ada 17 pendaftar FK Unika Soegijapranata. Pihaknya tinggal menunggu gelombang 2 dan 3 untuk mencapai 50 siswa.

“Nanti 25 persen dari jumlah mahasiswa nanti dari daerah 3T, akan kita penuhi,” imbuhnya.

Untuk memenuhi kuota 25 persen mahasiswa dari 3T pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak. Di antaranya pengelola pendidikan Freeport, Gubernur NTT, Papua Barat, serta keuskupan di kawasan Ketapang.

Rektor Unika Ridwan Sanjaya menuturkan, lewat prodi kedokteran ini pihaknya dapat semakin komprehensif mendukung program pemerintah memajukan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha promotif dan preventif.

Menurutnya beberapa kegiatan yang telah Unika Soegijapranata laksanakan adalah di antaranya terkait pengabdian masyarakat dan KKN sampai di wilayah terluar Indonesia.

“Tentu ke depannya dimungkinkan untuk dapat kami jalankan semakin komprehensif melalui keberadaan tenaga-tenaga yang berkompeten di bidang kesehatan,” papar Ridwan.

Ke depannya, Ridwan menjelaskan untuk prodi kedokteran akan menempati lokasi baru di kawasan BSB

Peletakan batu pertama pembuatan kampus baru sudah dilakukan awal tahun ini.

“Kampus baru siap dalam dua tahun mendatang, berdampingan dengan Rumah Sakit Sandjojo yang dibangun bersebelahan,” imbuh Ridwan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*