Umbul Brondong Klaten Bakal Jadi Wisata Snorkling

Umbul Brondong
Umbul Brondong | Foto: twitter

JoSS, KLATEN – Pesona keindahan Umbul Brondong yang berada di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebon Arum, Klaten mulai dilirik sejumlah wisatawan.

Kini, pemerintah desa berupaya mengembangkan sumber daya air yang melimpah di Umbul Brondong. Rencananya, objek wisata Klaten ini bakal dikembangkan dengan konsep snorkeling seperti Umbul Ponggok di Polanharjo.

Semula, umbul yang berada di tengah areal pertanian warga itu biasa digunakan sebagai lokasi laku prihatin. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Ngrundul, Wahyu Widyanarko, umbul seluas 10 meter X 12 meter itu digarap serius guna diproyeksikan sebagai sumber pendapatan asli desa (PADesa). Pengembangan Umbul Brondong meniru Umbul Ponggok di Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Kabar pembangunan Umbul Brondong mendapat respons positif dari netizen. Mereka tak sabar berenang menikmati kesegaran air di Umbul Brondong, Klaten. Komentar tersebut disampaikan lewat akun Instagram @jelajahsolo yang membagikan kabar dari Solopos.com, belum lama ini.

Sebuat akun bernama @vivie.styawati menyambut baik rencana tersebut. “wah ada tempat buat nyelem baru,” komentarnya. “Tiket masuknya kira-kira berapa ya?” tanya @david.aryas. “Kebanyakan nyemplung di umbuh nanti jadi mumbul hlo min, wkwkwk,” kelakar @sarungbatikkita.

Baca juga: Bukit Cinta, Spot Romantis Yang Lagi Hits di Klaten

Diberitakan sebelumnya, pemberian nama wisata Klaten dengan brondong itu tak terlepas dari air yang keluar dari sumber mata air diyakini besarnya sak brondong-brondong. Oleh warga setempat, umbul itu dikenal Umbul Brondong.

Air di Umbul Brondong, Klaten, mengeluarkan buih seperti minuman bersoda. Pemandangannya pun sangat indah dengan latar belakang Gunung Merapi dan sawah yang terlihat dari Umbul Brondong. Jarak Umbul Brondong dari Jogja tidak terlalu jauh. Pengunjung cukup membayar parkir saja. Sebab, Umbul Brondong masih dalam tahap pengembangan. Jadi, pengunjung tidak ditarik tiket masuk.

“Kami bangun Umbul Brondong agar menjadi destinasi wisata menarik. Di tahun 2017, kami gelontorkan dana senilai Rp400 juta. Di tahun 2018, kami gelontorkan lagi Rp700 juta. Total kawasan di Umbul Brondong seluas 10 hektare. Selain irigasi, air dari umbul ini bisa digunakan untuk snorkeling, kolam dewasa, kolam anak, tempat berswafoto, dan lain sebagainya,” kata Wahyu Widyanarko, saat ditemui solopos.com, di desanya, belum lama ini. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*