Tunggu Evaluasi, BIY Belum Layani Penerbangan Internasional

BIY
Bandara Internasional Yogyakarta | Foto: google

JoSS, KULONPROGO – Lantaran masih menunggu evaluasi oleh maskapai setelah uji kalibrasi pekan lalu, maka untuk sementara Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) untuk sementara belum bisa melayani penerbangan internasional.

Hal itu dipastikan pemerintah menjelang diresmikannya Bandara YIA pada Senin (29/4) besok.

Dirilis Harianjogja.com, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti mengatakan, pelayanan penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menunggu evaluasi oleh maskapai setelah uji kalibrasi pekan lalu.

Dengan kondisi itu, untuk tahap awal YIA digunakan untuk melayani penerbangan domestik. “Airlines harus assessment juga. Kami masih menunggu,” katanya saat meninjau YIA di Kulon Progo, Rabu (24/4).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, berbeda dengan penerbangan domestik, penerbangan internasional membutuhkan persetujuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Baca juga: Pemkab Kulonprogo Kembangkan Destinasi Wisata Di Sekitar BIY

Saat ini, AP I selaku operator bandara masih menunggu konfirmasi maskapai. Faiq mengatakan, terminal internasional sudah siap dioperasikan, tetapi tidak masalah jika digunakan untuk melayani penerbangan domestik lebih dulu.

“Kalaupun fasilitas [untuk penerbangan internasional] sudah disiapkan, dipakai domestik enggak masalah. Yang penting standar internasionalnya terpenuhi dulu, ICAO-nya sudah ada, dan airline siap,” tuturnya.

Terminal internasional YIA hampir siap operasional. Di dalamnya sudah tersedia counter check in, mesin X-ray, serta fasilitas pemeriksaan imigrasi dan pemeriksaan Bea dan Cukai.

Ada pula fasilitas ruang tunggu, ruang tunggu disabilitas, lounge eksekutif, toilet, ruang menyusui, area bermain anak-anak, wrapping bagasi, gerai souvenir dan oleh-oleh, dan tempat mengisi daya baterai ponsel.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, YIA untuk tahap awal akan digunakan untuk melayani penerbangan domestik dari Yogyakarta ke luar Jawa, seperti Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*