
JoSS, SOLO – Tempat pemungutan suara (TPS) yang satu ini memang unik. Semua menggunakan becak. Dari mulai tempat pendaftaran, bilik suara, kotak suara, hingga tempat pencelupan tinta semua menggunakan becak betulan.
Dirilis Kompas.com, TPS 10 di Kampung Cinderejo Lor, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo ini memang sengaja mengusung tema ‘ becak’. Semua ornamen yang digunakan untuk TPS 10 menggunakan becak. Bahkan, para petugas Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) yang melayani warga saat proses pencoblosan juga akan duduk di becak.
Tidak hanya itu saja, TPS 10 Kampung Cinderejo Lor dilengkapi dengan 16 bendera partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019. Ada PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Partai Garuda, Partai Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB dan PKPI.
Baca juga: Bakal Pakai Baju Adat, Sultan Nyoblos di TPS 15
Kemudian, pada bagian depan terpasang spanduk penyambutan warga yang datang ke TPS 10 Cinderejo Lor. Spanduk itu bertulis ‘Sugeng Rawuh Selamat Nyoblos’ TPS 10 Cinderejo Lor Coblosan di Becak.
Ketua KPPS TPS 10, Daryanto (55) mengatakan, pembuatan TPS becak ini merupakan inisiatif warga RT 001 RW 005 Kampung Cinderejo Lor. TPS ini dibuat dengan menggunakan dana sukarela dari warga. Adapun alasan mengusung tema becak tersebut adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
Sebab, Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 10 Kampung Cinderejo Lor ada sebanyak 218 orang.
“Pemilu lima tahun kemarin dekorasi TPS-nya biasa-biasa saja, tidak seperti sekarang ini dengan nuansa becak. Selain menarik, juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih,” kata Daryanto, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/4).
Meski menggunakan becak, pria yang juga Ketua RT 001 RW 005 Kampung Cinderejo Lor ini menjamin keamanan dan kerahasiaan warga saat menggunakan hak pilihnya. (Wiek/lna)

Leave a Reply