
JoSS, MALANG – Ratusan kios, lapak dan toko di Pasar Lawang, Malang hangus terbakar pada Rabu (17/4) malam hingga dini hari tadi. Pengelola berencana merelokasi pedagang yang kiosnya terbakar, agar mereka bisa beraktifitas kembali.
Kepala Pasar Lawang Sigit Sugiarto mengatakan untuk lokasinya, masih dikoordinasikan dengan pihak desa serta muspika setempat. Harapannya, agar pedagang bisa berjualan normal kembali.
“Kami masih memikirkan untuk mencari tempat yang menjadi relokasi. Kalau di lantai dua bagian utara, terlalu kecil dan sempit. Maka kita koordinasi dengan desa dan muspika untuk mencari jalan keluarnya, agar pedagang yang kiosnya bisa berjualan kembali,” ujarnya, seperti dikutip dari Detik.com, Kamis (18/4).
Untuk sementara, kata dia, jumlah tempat usaha yang terbakar mencapai ratusan. Meliputi 328 lapak atau los, 174 kios, dan toko sebanyak 7 unit.
“Secara keseluruhan jumlah pedagang di Pasar Lawang sebanyak 1.400 beserta tempat jualannya. Dari jumlah itu, 328 lapak, 174 kios dan 7 toko terbakar. Semuanya berada di blok selatan, yakni L 1,3, dan 4, blok H dan blok I,” terang Sigit.
Pihak kepolisian menyebutkan ada 350 kios di Pasar Lawang, Kabupaten Malang yang dilahap si jago merah. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3,5 miliar.
“Yang terbakar ada setidaknya 350 los dari jumlah total sebanyak 1300 kios di Pasar Lawang ini. Jadi sekitar 20 persenan,” ujar Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.
Baca juga: Hari Ini Olah TKP Kebakaran Pabrik Garudafood
Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya rencananya akan diterjunkan untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Pasar Lawang. Sejauh ini kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
“Belum tahu, kami tidak bisa menduga-duga. Apakah karena sabotase atau faktor lain. Karena menurut pedagang pintu akses masuk ke lantai dua tempat area pertama terbakar dalam kondisi terkunci. Tim Labfor tengah bergerak ke sini, untuk olah TKP menyelidikinya,” tuturnya.
Ditanya soal kerugian akibat kebakaran, Yade mencoba untuk menakar berdasarkan modal usaha masing-masing pedagang. Yang rata-rata sebesar Rp 10 juta.
“Rata-rata jual kain, kalau masing-masing kios bermodal Rp 10 juta, bisa ditaksir kerugian hampir Rp 3,5 miliar,” pungkasnya.
Pasar Lawang, Kabupaten Malang terbakar pada Rabu (17/4) malam. Pedagang panik dan berusaha menyelamatkan barang-barangnya. Api diketahui pertama kali menyala di lantai dua. Banyaknya barang mudah terbakar membuat api cepat merembet hingga ke lantai dasar. (lna)

Leave a Reply