Purworejo Bersolek Sambut Bandara Kulonprogo

JoSS, PURWOREJO – Pemerintah kabupaten Purworejo resmikan Curug Kaliurip. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah ini, menyusul rencana pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) pada akhir bulan ini.

Bupati Purworejo, Agus Bastian saat peresmian beberapa waktu lalu mengatakan air terjun yang masih alami tersebut terletak di Desa Kaliurip, Kecamatan Kemiri atau sekitar 19 km ke arah barat laut dari pusat Kota Purworejo.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, kita bisa menempuhnya hanya dengan waktu sekitar 35 menit dari alun-alun kota Purworejo. Memiliki ketinggian sekitar 40 meter, objek wisata alam ini menawarkan air terjun yang cantik dengan suasana sejuk dan asri di kawasan Pegunungan Kemiri.

“Peresmian curug ini, memberikan harapan baru bagi Desa Kaliurip bahkan Kabupaten Purworejo terutama guna mendukung pertumbuhan pariwisata untuk menghadapi Bandara Internasional Yogyakarta. Semoga bisa terus dikembangkan untuk sektor pariwisata dan bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat,” katanya, seperti dikutip dari detikcom.

Sebelum diresmikan, warga sekitar bersama bupati dan stakeholder terkait melaksanakan jalan santai bersama dan penebaran benih ikan di area objek wisata serta penanaman pohon. Tidak hanya air terjun, di area ini juga disediakan arena untuk panahan juga camping ground.

Baca juga:  Akses Ke Bandara Kulonprogo Bakal Dilayani 5 KA Ini

Sementara itu, Kepala Dinparbud Purworejo, Agung Wibowo yang ikut mendampingi bupati menambahkan, dengan adanya destinasi wisata baru yang telah diresmikan ini diharapkan bisa menambah keragaman pariwisata di Purworejo.

Pengembangan wisata berbasis desa dan komunitas serta berorientasi pada pengembangan kawasan yang terintegrasi akan lebih cepat mengembangkan objek wisata yang ada.

“Diharapkan bisa terus menambah destinasi yang sudah ada dan lebih bermanfaat bagi orang banyak, bukan hanya warga sekitar,” ucapnya.

Salah satu pengunjung, Asmira (25) merasa takjub dengan obyek wisata tersebut. Tak henti-henti ia berfoto selfie dengan kamera ponselnya untuk mengabadikan moment.

“Bagus banget tempatnya, sejuk, besok kapan-kapan mau ke sini lagi,” tutur Asmira. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*