Puluhan Siswa SMK di Solo Akan Ikuti UN Susulan

UN susulan
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SOLO – Sebanyak 21 siswa SMK di Solo dijadwalkan mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan pada Senin-Selasa (15-16/4). Ke-21 siswa SMK ini adalah yang tidak hadir mengikuti UNBK 2019 Utama.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Solo dan Sukoharjo, Suyanta, bahwa 21 siswa yang tidak mengikuti UN berasal dari SMK negeri mau pun swasta yang menyelenggarakan UNBK.

“Mereka yang tidak mengikuti UNBK dikarenakan beberapa alasan, 20 orang sakit dan satu orang tanpa keterangan,” kata Suyanta, seperti yang dilansir dari solopos.com, Jumat (5/4).

Ada sejumlah siswa yang tidak hadir pada hari pertama UNBK SMK. “Kalau menurut laporan, hari pertama, khususnya peserta UNBK, tercatat enam orang,” ujar dia.

Terkait pengawas, Disdik masih menerapkan sistem silang di sekolah yang sama-sama mengikuti UNBK susulan. Suyanta berharap sekolah yang siswanya mengikuti UN SMK susulan, khususnya siswa yang tidak hadir tanpa keterangan, bersikap proaktif.

Baca juga: Kunci Jawaban UNBK Beredar di Aplikasi Line

Sementara itu, guru atau petugas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus menghubungi siswa yang tak ikut Ujian Nasional Susulan. Apabila siswa tidak bisa dihubungi, guru harus mendatangi rumah siswa.

“Datangi rumahnya apabila tidak bisa dihubungi. Kalau tidak mengikuti UN, siswa yang bersangkutan tidak lulus. Salah satu syarat kelulusan adalah mengikuti UN berapa pun nilainya. Jika tidak lulus, siswa bisa mengikuti kejar paket atau mengulang pada tahun depan,” ujar dia.

Berdasarkan data, ada 13.054 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat di Solo yang mengikuti UNBK. “Siswa yang berhalangan hadir pada saat UNBK tingkat SMA hasilnya belum direkap oleh dinas,” ujarnya.

Mengenai UNBK SMA yang tinggal satu hari, Suyanta mengimbau para siswa selalu berdoa dan fokus agar ujian berjalan lancar. “Hingga Senin (8/4) mendatang saya harapkan pelaksanaan UNBK di Wilayah VII berjalan lancar. Pihak-pihak terkait sudah melakukan persiapan, mulai dari Dinas Pendidikan, sekolah, kepolisian dari segi keamanan, hingga ketersediaan listrik,” pungkasnya. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*