
JoSS, MADIUN – Berbahagialah siswa SMA/SMK di Jawa Timur. Sebab mulai tahun ajaran baru Juli 2019 mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan gratiskan pendidikan SMA/SMK. Seperti yang telah dijelaskan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bahwa pemprov akan membiayai SPP bagi pelajar SMA/SMK se-Jatim.
Anggaran sebesar Rp 1,8 triliun telah disiapkan pemerintah provinsi Jawa Timur guna membiayai program yang diberi nama Program Pendidikan Gratis Berkualitas atau TisTas. Semua telah dianggarkan dalam APBD yang memang khusus untuk pembiayaan pendidikan SMA/SMK.
“Untuk sekolah negeri betul-betul gratis. Pemprov juga akan memberikan dua stel seragam,” ujar Khofifah, seusai mengumpulkan seluruh kepala daerah di wilayah Bakorwil I Madiun, sesuai yang dilansir dari MadiunPos, Jumat (29/3).
Bukan cuma sekolah negeri, Khofifah menyampaikan, bahwa pelajar yang bersekolah di SMA/SMK swasta juga akan mendapatkan bantuan dana pendidikan dari Pemprov Jatim. Namun, sifatnya hanya subsidi.
Baca juga: Gratiskan SPP SMA/SMK Khofifah Juga Bakal Bangun Balai Latihan Kerja
Menurut Khofifah, program TisTas ini untuk bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah. Selain itu juga untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di wilayah Jawa Timur.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, berjanji akan menggratiskan biaya pendidikan SMA/SMK sederajat di seluruh wilayah Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri tasyakuran dan kemenangan Pilgub 2018, di Dusun Balongpandan, Desa Jogosatru RT 05 RW 02, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.
Diakui Khofifah, untuk menyiapkan sekolah gratis ini, dirinya sudah melakukan pertemuan intensif dengan pihak-pihak terkait. Di antaranya Plt Sekda Provinsi, gubernur, dan kepala dinas pendidikan provinsi Jatim.
“Saya sudah bertemu dengan Pakde Karwo, Plt Sekda provinsi untuk membahas anggaran pendidikan dan Insya Allah tahun depan terlaksanakan. Anggaran tahun 2019 cukup untuk memberikan pendidikan gratis SMA/SMK Negeri mau pun Swasta,” kata Khofifah.
Khofifah menambahkan, dengan adanya program tersebut, orang tua diharapkan tidak lagi kebingungan untuk membayar SPP. Khofifah tidak ingin mendengar ada anak-anak droup out.
“Anak-anak harus sekolah, pastikan SMA/SMK harus belajar dengan baik. Kedua orang tua memberikan doa untuk putra putrinya supaya sukses,” tambahnya.(nug/lna)

Leave a Reply