
JoSS, TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq mengatakan, bahwa persoalan pertembakauan di Kabupaten Temanggung telah merugikan berbagai pihak. Mulai dari petani, hingga pedagang dan pihak pabrik. Guna mengatasi persoalan itu, semua pihak harus dilibatkan melalui sebuah pertemuan.
“Semua pihak dirugikan dalam masalah pertembakauan ini. Untuk menyelesaiakan masalah harga tembakau yang murah, kualitas tembakau yang buruk di Temanggung, harus dilakukan pertemuan bersama dari berbagai pihak. Kami juga telah melakukan pertemuan dengan berbagai elemen mulai dari petani tembakau, pedagang tembakau, pihak perbankan, bahkan pihak pabrik juga telah saya temui,” kata Muhammad Al Khadziq, sesuai yang dilansir dari suaramerdeka.com, Rabu (24/4).
Menurutnya, dari hasil pertemuan-pertemuan yang dilakukan, intinya sama, yakni semua elemen harus duduk bersama. “Memang kita harus membangun tekat bersama-sama untuk memperbaiki kondisi pertembakauan di Temanggung yang saya anggap sudah akut. Semua pihak harus kita kembalikan, kita luruskan pada trek yang benar,” tambahnya.
Baca juga: Harga Tembakau Temanggung Anjlok Petani Merugi
Akan tetapi, dalam masalah tembakau ini, Muhammad Al Khadziq menyebut, yang paling dirugikan adalah petani, akibat perilaku tidak jujur, dari potongan timbangan, potongan harga, bahkan perilaku greder yang mau untungnya sendiri juga menjadi penyebab dari kerugian para petani tembakau. Namun, akhirnya semua juga terlibat dalam hal ini.
Bahkan, saat ini perilaku petani yang memalsu tembakaunya dengan mencampur gula terlalu banyak, dicampur tembakau yang jelek yang owol, bahkan ada juga yang keranjangnya dicampur berbagai benda, agar menambah berat timbangannya.
“Semua sudah terlibat dalam penyimpangan-penyimpangan ini dan harus kita luruskan. Jadi memang persoalan ini harus dikembalikan pada jalurnya,” terangnya.
Lebih lanjut Khadziq menuturkan, pemerintah memang harus segera mengambil langkah dalam hal ini, agar masalah yang telah bertahun-tahun itu tidak berlarut-larut.
“Kalau kita tidak mengambil langkah ini berbahaya, pertembakauan Temanggung semakin tahun akan semakin tidak menghasilkan apa-apa. Mereka melakukan usaha pertanian tiga bulan, empat bulan di ladang tembakau tidak dapat uang, tapi hutangnya bertambah, ini bahaya kalau diterus-teruskan, lama-lama kasihan petani kita,” pungkasnya. (nug/lna)

Leave a Reply