Persaingan Bisnis Makin Ketat, Pelaku Usaha Diminta Terus Berinovasi

berinovasi
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Anggota kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) diharapkan untuk selalu berinovasi. Hal ini disebabkan persaingan bisnis dengan memanfaatkan pemasaran konvensional mau pun online sudah semakin ketat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono KS, di sela-sela Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional anggota perkumpulan UPPKS di MG Setos Hotel Semarang, Rabu (10/4).

“Berbagai program ekonomi kerakyatan harus digalakkan. Salah satunya UPPKS di bawah naungan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) ini. Maka, kita harus mendorong agar selalu inovatif dan kreasi. Sehingga memiliki kekhasan dan selalu dicari orang,” kata Sri Puryono KS, seperti yang dilansir dari semarang-solopos.com, Rabu (10/4).

Menurutnya, inovasi dan kreasi merupakan kata kunci di era milenial sekarang ini. Oleh karena itu, dia mengapresiasi keberadaan situs dan aplikasi online shop akutuku.com milik perkumpulan UPPKS. Aplikasi dinilai akan memudahkan masyarakat untuk membeli berbagai macam produk kebutuhan pribadi mau pun rumah tangga sekaligus memasarkan produk anggota kelompok UPPKS.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Anggota Kelompok UPPKS, M GKR Mangkubumi mengatakan, asosiasi ini merupakan pengejawantahan program Keluarga Berencana (KB) dan pemberdayaan ekonomi mikro berbasis keluarga. Tujuannya untuk membantu ekonomi keluarga agar menjadi keluarga sejahtera.

“Tidak hanya jumlah anak, tetapi juga disentuh aspek kesejahteraan keluarga. Asosiasi ini juga harus mampu menjadi jembatan bagi anggotanya kepada mitra kerja, baik perbankan, CSR, LSM, institusi pemerintah, dan sebagainya. Karena itulah asosiasi anggota kelompok UPPKS memiliki tugas untuk memberikan penguatan kapasitas dan kompetensi anggotanya, stimulan permodalan, dan pemasaran,” jelasnya.

Baca juga: Dinas Perdagangan Kota Semarang Utamakan Pedagang Aktif dan Pemilik Kios Lama

Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal menyatakan, kontribusi peran anggota kelompok UPPKS terhadap program pemberdayaan ekonomi Keluarga sangat diperlukan. Ia menjelaskan UPPKS merupakan kelompok kegiatan ekonomi mikro yang berskala industri rumah tangga.

Ia menjelaskan anggota kelompok UPPKS tersebut sifatnya organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang perekonomian mikro, bersifat mandiri dan independen. Organisasi ini menjadi salah satu mitra BKKBN dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi keluarga sejak lama.

”Rakernas ini sebagai upaya untuk mempercepat gerak program perkumpulan sehingga dapat diselaraskan dengan program pemerintahan Kabinet Kerja yang masih tersisa pada periode ini untuk lebih membantu mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi keluarga sejahtera,” paparnya. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*