
JoSS, SEMARANG – Kalangan Dewan menilai rencana Pemerintah Kota Semarang yang akan menggratiskan biaya pendidikan untuk tingkat SD dan SMP Swasta pada tahun 2020 harus dikaji terlebih dahulu. Kajian itu melibatkan banyak pihak, sehingga pelaksanaanya kelak berjalan dengan baik.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyonomenanggapi rencana Pemkot Semarang yang akan menggratiskan biaya pendidikan untuk tingkat SD dan SMP Swasta pada tahun 2020.
Dia menambahkan, kajian itu penting karena tidak semua sekolahan memiliki standar pelayanan yang sama, dampaknya tentu akan berpengaruh terhadap biaya operasional sekolah.
Baca juga: Disdik Kumpulkan Sekolah Swasta yang Bakal Dibiayai APBD
“Kajian itu penting mengingat tidak semua sekolah swasta memiliki standar yang sama, mungkin dari segi fasilitas serta hal-hal yang menunjang kegiatan belajar mengajar. Hal inilah yang membedakan dengan sekolah negeri,” katanya, Kamis (18/4).
”Ada sekolah swasta yang menarik uang gedung dan SPP mahal, karena ditunjang fasilitas mumpuni. Di sisi lain, ada sekolah swasta yang uang gedung dan SPP terjangkau. Nah, apakah semua disamaratakan, digratiskan semua,” lanjutnya seperti dirilis Asatu.id.
Menurut Wiwin, kebijakan tersebut juga bertujuan untuk melihat kemampuan dari APBD Kota Semarang. Selain itu, dengan standar negeri, bisa jadi menurunkan kualitas sekolah swasta yang selama ini telah memiliki fasilitas yang lebih baik dibanding sekolah lain
”Kami masih menunggu pengajuan program tersebut dari pemerintah, untuk dibahas bersama-sama. Bagaimana teknisnya, kami akan bantu membahasnya. Intinya, jangan sampai program itu justru membuat sekolah swasta dengan siswa dari kalangan mampu, justru menjadi kesulitan,” tambah Wiwin.
Paling memungkinkan yang bisa dilakukan pemkot, yakni menggratiskan seluruh siswa miskin. Hal itu sudah diberlakukan untuk sekolah- sekolah negeri.
“Siswa miskin mendapatkan prioritas utama untuk bisa masuk sekolah. Itu bisa dilakukan dengan memberikan beasiswa kepada siswa miskin yang sekolah di swasta,” ungkapnya. (Wiek/lna)

Leave a Reply