Kejar Deadline, KPU Solo Tambah Personel Sortir dan Lipat Surat Suara

KPU
Ilustrasi | Foto: cnnindonesia

JoSS, SOLO – Sebagai upaya untuk memenuhi target waktu penyortiran dan pelipatan seluruh surat suara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo menambah jumlah personel.

Jika semula proses sortir dan lipat surat suara dikerjakan 200-an orang, maka sejak beberapa hari terakhir ini jumlah personel bertambah menjadi 300-an orang.

Ini menjadi bukti bahwa KPU Kota Solo benar-benar mengebut proses sortir dan lipat surat suara Pemilu 2019, mengingat waktu tinggal tiga hari. Di mana Kamis (4/4) adalah penyelesaian proses tersebut.

“Kami sudah menyelesaikan surat suara untuk DPD dengan angka kerusakan sekitar 0,14 persen dari total 430.439 lembar surat suara itu. Kerusakan itu seperti sobek dan kotor oleh tinta,” tutur Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, seperti yang dilansir dari solopos.com, Senin (1/4).

Menurut Nurul, petugas juga telah merampungkan proses sortir dan lipat surat suara DPRD provinsi dengan tingkat kerusakan 0,11 persen. Saat ini tinggal surat suara DPR pusat dan DPRD kota yang harus diselesaikan.

Proses sortir dan lipat surat suara dilakukan di lima gudang KPU Solo di lima wilayah kecamatan. Untuk Kecamatan Banjarsari, proses sortir dan lipat surat suara dilakukan di Gudang KPU Solo di Sumber.

Baca juga: KPU Jateng Coret Empat Parpol KarenaTak Lapor Dana Kampanye

Empat lokasi lain yaitu di Solo Techno Park (Kecamatan Jebres), gedung eks SD Baturono (Kecamatan Pasar Kliwon), Gedung Serba Guna Karangasem (Kecamatan Laweyan), dan Aula Kelurahan Serengan (Kecamatan Serengan).

Guna memenuhi target waktu penyelesaian sortir dan lipat suara, KPU Solo menambah jam atau waktu kerja para petugas. Bila semula proses itu hanya dilakukan pagi hingga sore hari, kini mereka bertugas hingga malam.

“Kami tambah waktu untuk penyortiran dan pelipatan surat suara hingga pukul 22.00 WIB. Mudah-mudahan dengan begitu proses sortir dan lipat surat suara bisa lebih cepat dan selesai sesuai target kami,” tambahnya.

Sementara Komisioner KPU Solo, Bambang Christanto mengatakan, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi dan pendidikan pemilih (sosdiklih) kepada pemilih pemula. Sosialisasi dilakukan ke sekolah dan komunitas pemilih. Hasilnya, menurut dia, antusiasme para pemilih pemula cukup tinggi. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*