Hujan Semalam, Kecamatan Tugu Banjir 1 Meter

Kecamatan Tugu
Genangan air akibat hujan deras masuk ke dalam rumah warga di kawasaan Kecamatan Tugu Semarang | Foto: bpbd.semarang.go.id

JoSS, SEMARANG — Hujan yang terjadi semalam, memicu banjir di kawasan Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Kamis (4/4). Akibatnya ratusan rumah warga di Mangunharjo, Kecamatan Tugu, terendam banjir dengan tinggi sekitar 1 meter.

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Plumbon meluap. Hujan deras terjadi dari Rabu (3/4) sore pukul 16.00 hingga Kamis (4/4) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, ada 115 rumah yang terletak di empat rukun tetangga (RT) yang terendam banjir.

“Yang terdampak adalah rumah warga di RT 005/RW 004, RT 001, RT 002, dan RT 003 di RW 004,” ujar Kepala BPBD Kota Semarang, Agoes Harmunanto, sesuai yang dilansir dari solopos.com, Kamis (4/4).

Agus menambahkan, 115 rumah yang terdampak banjir merupakan milik 164 kepala keluarga dan dihuni 174 jiwa. Rinciannya adalah: 70 rumah tergenang di Rt 05 RW IV. 15 rumah tergenang di RT 01 RW V. 20 rumah tergenang di RT 02 RW V. Serta 10 rumah tergenang di RT 03 RW V. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca juga: 1.831 APK di Kota Semarang Melanggar Peraturan Walikota

Saat ini, lanjut Agoes, kondisi rumah warga yang terdampak sudah mulai membaik. Genangan air yang menerjang rumah warga sudah berangsur surut.

“Iya sudah surut. Tadi sempat tergenang, tapi sekitar dua jam air sudah surut. Warga juga telah membersihkan sisa genangan air di rumah,” imbuh Agoes.

Bencana banjir yang melanda kawasan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Semarang, sudah kerap terjadi. Pada bulan Juni 2016, pernah terjadi talud Sungai Irigasi ambrol di wilayah tersebut. Talud itu letaknya 25 meter sebelah utara rel kereta api. Sebelum ambrol, air sudah meluap di atas talud.

Puluhan rumah warga di RT 05 RW IV akibatnya terendam banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa. Setelah surut, warga membersihkan rumah mereka dari bekas lumpur yang dibawa banjir.

Sebelum banjir, memang turun hujan. Tetapi tidak terlalu deras. Sedangkan meluapnya air Sungai Irigasi akibat kiriman dari hulu. Karena posisi hilir, Sungai Irigasi mengalami proses sedimentasi begitu cepat yang menyebabkan penyempitan dan pendangkalan sungai. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*