Gunakan Hak Pilih, Warga Sedulur Sikep Kudus Ikut Nyoblos

JoSS,KUDUS – Warga Sedulur Sikep atau Komunitas Samin di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, turut serta nyoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rabu (17/4).

Warga Sedulur Sikep dari Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan itu menyalurkan hak pilihnya untuk menunjukkan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia (WNI) yang baik. Mereka datang dengan pakaian khas serba hitam bersama dengan keluarga.

Salah satu tokoh sedulur sikep dari Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Budi Santoso mengatakan, setiap ada pemilu dirinya bersama keluarga memang hadir ke TPS 02 di Balai Desa Larikrejo untuk menggunakan hak pilihnya. Hal itu, kata dia, sebagai tanggung jawab sebagai warga negara yang baik bisa hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

“Saya senang sebagai warga negara Indonesia bisa ikut melakukan pesta demokrasi untuk menyalurkan isi hati saya untuk memilih seorang pemimpin,” ujar Budi Santoso, seperti yang dilansir dari solopos.com, Kamis (18/4).

Ia berharap pemimpin yang jadi nantinya benar-benar sebagai pemimpin yang jujur dan amanah.

“Meski pun tahun ini pemilunya berbeda dengan pemilu sebelumnya. Karena terdapat lima surat suara yang harus dicoblos, saya tidak bingung untuk memilihnya karena sudah memiliki nama-nama yang akan dipilih,” ujarnya.

Baca juga: Slank Ingin Rampungkan Album Usai Pemilu

Ricki, warga sedulur sikep lainnya, mengakui setiap ada Pemilu memang hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilih. Meski pun tidak banyak calon anggota legislatif mau pun tim sukses peserta Pemilu yang menyambanginya, dia mengaku, sudah memiliki calon yang akan dipilih.

Kepala Desa Larikrejo, Riswoto menambahkan, meski pun warga sedulur sikep di desanya merupakan warga minoritas, namun setiap ada pesta demokrasi selalu antusias untuk hadir ke TPS.

“Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk warga sedulur sikep untuk hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Jumlah keluarga sedulur sikep di Desa Larikrejo, katanya, mencapai puluhan keluarga, sedangkan jumlah warga di Desa Larikrejo mencapai 1.235 jiwa. Dari ribuan jiwa tersebut, kata dia, warga yang memiliki hak pilih 1.235 jiwa dengan jumlah TPS sebanyak tujuh TPS yang dipusatkan di Balai Desa Larikrejo dan halaman dekat balai desa. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*