
JoSS, LAMONGAN – Desa Balun di Lamongan, Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai Desa Pancasila kini dinobatkan sebagai desa wisata religi. Desa Balun layak menyandang desa wisata religi lantaran telah memiliki embrio kebudayaan dan kesenian yang menarik wisatawan.
Kepala Desa Balun, Khusyairi mengatakan, pada dasarnya Desa Balun sudah memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Jadi ketika dikelola dengan benar akan semakin memberi dampak yang baik pula pada masyarakat.
“Desa Balun sangat layak diresmikan sebagai Desa Wisata Religi. Karena sudah memiliki embrio, kebudayaan dan kesenian yang bisa menarik wisatawan,” kata Kusyairi, saat peresmian Desa Balun sebagai desa wisata religi, sesuai yang dilansir dari detiknews.com, Sabtu (27/4).
Sementara Bupati Lamongan, Fadeli menyampaikan, penobatan Desa Balun sebagai desa wisata religi ini dirasa tepat. Pasalnya, selama ini Desa Balun sudah dikenal menjadi salah satu ikon Lamongan yang sudah sampai ke tingkat nasional dan mendunia.
Baca juga: Dana Desa Sepakung Dimanfaatkan untuk Kembangkan Objek Wisata
Menurut Kusyairi, Desa Balun selama ini mendapat julukan desa Pancasila karena kemajemukan warganya. Di Desa Balun, meski berbeda keyakinan keagamaan tetapi bisa hidup rukun.
Dia menambahkan, di Desa Balun hidup berdampingan tiga pemeluk agama. Yaitu Islam, Kristen dan Hindu.
“Hidup rukun dan damainya tiga pemeluk agama di desa kami ini semoga bisa menjadi nilai jual dalam menarik minat wisatawan untuk datang ke Desa Balun sambil melakukan penelitian,” imbuhnya.
Selain rukunnya tiga pemeluk agama, lanjutnya, potensi wisata lainnya yakni budaya. Kusyairi berharap, budaya atau potensi yang dimiliki Desa Balun akan dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan.
“Kami juga punya agenda tahunan semacam pawai Ogoh-ogoh yang banyak dikunjungi masyarakat dari luar Kota Lamongan. Kami juga punya kesenian karawitan dan banyak budaya lain yang bisa kita gali,” tutur Kusyairi, yang berjanji akan mengemasnya dengan baik untuk meningkatkan APBDes. (nug/lna)

Leave a Reply