WNI Staff PBB Jadi Korban Jatuhnya Ethiopian Airlines

ethiopia
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, ETHIOPIA – Seorang warga negara Indonesia (WNI) turut menjadi korban jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines setelah lepas landas dari Addis Ababa Minggu (10/3). WNI itu bernama Harina Hafitz bekerja untuk World Food Program atau WFP, badan pangan yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dilaporkan AFP,  Harina Hafitz termasuk dalam 157 penumpang dan awak pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang mengalami kecelakaan pada Minggu (10/3) waktu setempat tersebut. Seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan tewas setelah pesawat tujuan Nairobi, Kenya itu dilaporkan jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Addis Ababa.

Juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir di kantornya, Pejambon, Jakarta Pusat mengatakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bantuan pemulangan bagi korban.

“KBRI Roma akan terus berkoordinasi dengan KBRI kita di Addis Ababa dan juga tentunya dengan kantor WFP (World Food Program) di Roma terkait dengan recovery pemulangan jenazah maupun bantuan lainnya yang dibutuhkan oleh keluarga,” ujarnya, Senin (11/3).

Arrmanatha yang biasa dipanggil Tata menyebut korban yang merupakan seorang perempuan itu tinggal dan bekerja di Roma, Italia. Dia merupakan staf pada World Food Program atau WFP, badan pangan yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca juga: Pesawat Ethiopian Airlines yang Jatuh Berjenis Sama dengan Lion Air JT610

“Sampai hari ini, kami belum mendapatkan informasi terkait ditemukannya atau sudah ditemukannya jenazah dari korban WNI,” ucap Tata.

Meski pun belum ada informasi jelas mengenai proses identifikasi, Tata menyebut staf KBRI setempat selalu berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk terus memperbarui informasi. Segala perkembangan disebut Tata akan disampaikan setelahnya.

“Kita masih menunggu sejauh mana proses investigasi dan pencarian korban telah dilakukan,” ucapnya.

Disebutkan otoritas setempat bahwa korban tewas berasal dari 35 negara plus satu orang memakai p Maskapai Ethiopian Airlines langsung mengambil langkah tegas usai pesawat ET-AVJ yang merupakan tipe Boeing 737 MAX8 jatuh. Pesawat tipe tersebut langsung dikandangkan.

Pernyataan itu disampaikan pihak Ethiopian Airlines lewat Twitter resminya, Senin (11/3). Tipe pesawat itu di-grounded sejak Minggu (10/3) kemarin.

“Meski kami belum tahu penyebab kecelakaan, kami telah memutuskan untuk mengandangkan pesawat tipe ini sebagai tindakan pencegahan keamanan ekstra,” demikian keterangan dari Ethiopian Airlines.

Ethiopian Airlines sudah bekerja sama dengan otoritas setempat untuk melakukan investigasi. Boeing juga dilibatkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.  (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*