Pesawat Ethiopian Airlines yang Jatuh Berjenis Sama dengan Lion Air JT610

Ethiopian Airlines
Ethiopian Airlines | Foto: google

JoSS, ETHIOPIA – Maskapai Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 dengan nomor registrasi ET – AVJ tujuan Nairobi dilaporkan jatuh pada Minggu (10/3). Peristiwa nahas ini menewaskan 149 penumpang dan delapan awak pesawat. Tidak ada yang selamat dari kecelakaan ini.

Pesawat dengan nomor penerbangan ET 302 ini jatuh di dekat Kota Bishoftu, 62 kilometer dari tenggara Ibukota Addis Ababa. Maskapai tersebut terjatuh setelah beberapa menit meninggalkan Bandara Bole di Addis Ababa. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan peristiwa itu.

Berdasarkan laporan Reuters, pesawat itu meninggalkan Bandara Bole pada pukul 8.39 waktu setempat. Namun beberapa menit berselang atau pada pukul 8.44 waktu setempat, menara kontrol kehilangan kontak dengan pesawat tersebut.

“Tidak ada yang selamat di dalam pesawat, yang mengangkut penumpang dari 33 negara,” kata Perusahaan Penyiaran Ethiopia milik pemerintah, dikutip Reuters, Minggu (10/3).

Reuters menyebut nomor model pesawat tersebut mengidentifikasi pesawat tersebut sama dengan jenis pesawat yang jatuh di Indonesia pada Oktober 2018 lalu yaitu Lion Air JT 610 yang terjatuh di Perairan Kerawang. Kecelakaan tahun lalu itu menewaskan setidaknya 189 penumpang dan awak pesawat.

“Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan kami tidak memiliki informasi yang dikonfirmasi tentang selamat atau kemungkinan korban,” kata keterangan resmi maskapai tersebut.

Sementara itu, saat peristiwa nahas di Perairan Kerawang, pesawat Lion Air JT 610 menewaskan 189 penumpang dan awak pesawat. Pesawat itu sempat mengalami beberapa kendala usai take off pada pukul 6.21 WIB. Namun pada pukul 6.33 WIB pesawat tersebut hilang kontak.

Nyaris sama dengan peristiwa Ethiopian Airlines, hanya terbang beberapa menit lalu hilang kontak. Berdasarkan laporan Reuters, pesawat itu meninggalkan Bandara Bole pada pukul 8.39 waktu setempat. Namun beberapa menit berselang atau pada pukul 8.44 waktu setempat, menara kontrol kehilangan kontak dengan pesawat tersebut.

Baca juga: Pengguna Pesawat Turun Tajam Maskapai Stop Rute Penerbangan Baru

Situs pelacakan penerbangan Flightradar 24 melalui twitter menyebut kecepatan pesawat tersebut tidak stabil saat terbang vertikal usai lepas landas. Namun belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan itu.

Hingga laporan Reuters diturunkan, Bandara Nairobi dikelilingi oleh banyak penumpang yang menunggu informasi dari otoritas penerbangan. “Kami hanya menunggu kabar dari ibu. Kami hanya berharap dia mengambil penerbangan lain atau ditunda. [Namun] Dia tidak mengangkat teleponnya, “kata Wendy Otieno, menggenggam teleponnya sembari menangis.

Kantor Perdana Menteri Ethiopia mengirimkan belasungkawa melalui Twitter kepada keluarga mereka yang hilang dalam kecelakaan itu.

Boeing 737 Max 8 merupakan keluaran terbaru dari seri 737. Pesawat ini menjadi tipe terlaris di dunia dan diyakini memiliki kemampuan andal di industri penerbangan. Di Indonesia, Lion Air dan Garuda Indonesia menjadi salah satu pemesan pesawat itu. Namun, belakangan Lion Air berencana untuk membatalkan kesepakatan tersebut usai peristiwa Oktober lalu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*