JoSS, JOGJA – Penetapan trase atau lokasi jalur kereta api yang meripakan akses ke New Yogyakarta International Airport (NYIA) baru akan keluar akhir Maret ini. Jalur ini sebagian masih menggunakan jalur lama sebagai jalur utama, sementara yang masuk bandara baru dilakukan penyesuaian.
Sekda DIY, Gatot Saptad mengatakan setelah adanya penetapan lokasi, maka akan dibarengi dengan sosialisasi dan pembebasan lahan hingga konstruksi. Dia menjelaskan, jalur kereta bandara akan menggunakan jalur utama yang ada sekarang.
“Penetapan lokasi (penlok) dulu baru mereka bebaskan lahan. Yang ini saya janji akhir bulan ini penlok keluar supaya mereka (PT KAI) sosialisasi atau presentasi,” ujarnya, belum lama ini.
Hingga titik stasiun Kedundang, Temon diteruskan jalur baru yang akan dibuat dari stasiun Kedundang ke lokasi bandara.
Dia menjelaskan, jika penetapan lokasi keluar, PT KAI dapat segera melakukan sosialisasi dan pembebasan lahan, dilanjutkan konstruksi. Sehingga, ditargetkan akhir 2019 kereta api ke bandara sudah dapat beroperasi.
Baca juga: Minangkabau Jadi Bandara Ketiga Berfasilitas Kereta Api
“Jalur utama tetep tapi jalur menuju ke bandara kan baru menyesuaikan desainnya bandara,” jelasnya.
Kepala Dishub DIY, Sigit Sapto Raharjo mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah mengenai penyiapan moda transportasi menuju bandara.
Pasalnya, selama stasiun Kedundang belum selesai dibangun jalur keretanya, maka kereta akan berhenti di stasiun Wojo.
“Kami akan berkoordinasi dengan Jawa Tengah termasuk bagaimana angkutan shuttle dari stasiun ke bandara. Kalau organda DIY sudah siap, namun karena masuk wilayah Jateng kami akan berkomunikasi,” ulasnya.
Menurut Sigit, jarak antara stasiun Kedundang dengan bandara NYIA cukup dekat. Sehingga, akses transportasi juga nantinya akan jauh sangat mudah.
Dia menambahkan, ada beberapa persiapkan yang dilakukan pihaknya diantaranya adalah parkir khusus angkutan di bandara.
“Ada beberapa bus yang akan digunakan untuk angkutan penumpang ke bandara, diantaranya adalah Damri. Untuk taksi belum diatur oleh Angkasa Pura dan Dishub. Nanti akan ada perjanjian yang diatur oleh pihak AP,” urainya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Kemenhub, Zulmafendi sebelumnya menargetkan tahun depan pembangunan jalur di stasiun Kedundang sudah selesai.
Selama proses pengerjaan tersebut, penumpang bisa menggunakan akses di stasiun Wojo menuju bandara. (Wiek/lna)

Leave a Reply