
JoSS, BEIJING – Langkah maskapai Ethiopian Airlines yang langsung mengambil tindakan tegas mengandangkan pesawat Tipe Boeing 737 MAX8 yang sama jenisnya dengan Ehiopian Airlines ET-AVJ yang jatuh Minggu (10/3). Kebijakan tersebut langsung diikuti Otoritas Aviasi China.
Media lokal, Caijing seperti dilansir kantor berita Reuters mengatakan otoritas aviasi China langsung memerintahkan maskapai-maskapai di negaranya untuk mengandangkan tipe pesawat Boeing 737 MAX.
Perintah ini dikeluarkan menyusul jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan maskapai Ethiopian Airlines.
Reuters, Senin (11/3) melaporkan bahwa maskapai-maskapai penerbangan China telah menerima perintah dari Badan Aviasi Sipil China (CAAC) dan menghentikan penggunaan pesawat tersebut pada Minggu (10/3) waktu setempat. Laporan Caijing ini mengutip sumber-sumber yang familiar dengan masalah ini.
CAAC menyatakan akan segera menyampaikan pernyataan mengenai Boeing 737 MAX8 di situsnya. Maskapai-maskapai China dilaporkan mengoperasikan lebih dari 90 pesawat Boeing 737 MAX.
Sumber di salah satu maskapai China yang mengoperasikan 737 MAX menyatakan kepada Reuters, bahwa maskapai tersebut telah menghentikan operasional pesawat itu setelah mendapat pemberitahuan pada Senin pagi waktu setempat.
Baca juga: WNI Staff PBB Jadi Korban Jatuhnya Ethiopian Airlines
Atas pemberitaan ini, juru bicara Boeing menolak berkomentar. CAAC juga tak bisa dimintai komentar. Sebelumnya pada Minggu (10/3), pesawat Ethiopian Airlines 737 MAX8 tujuan Nairobi, Kenya, jatuh beberapa menit setelah lepas landas dan menewaskan keseluruhan 157 penumpang dan kru pesawat.
Ini merupakan kecelakaan 737 MAX yang kedua kalinya sejak kecelakaan 737 MAX milik maskapai Lion Air pada Oktober 2018 lalu, yang menewaskan 189 orang penumpang dan kru. Tipe 737 MAX merupakan versi terbaru pesawat Boeing yang mulai dioperasikan pada tahun 2017.
Pihak Ethiopian Airlines juga langsung mengambil langkah tegas usai pesawat ET-AVJ yang merupakan tipe Boeing 737 MAX8 jatuh. Pesawat tipe tersebut langsung dikandangkan.
Pernyataan itu disampaikan pihak Ethiopian Airlines lewat Twitter resminya, Senin (11/3). Tipe pesawat itu di-grounded sejak Minggu (10/3) kemarin.
“Meski kami belum tahu penyebab kecelakaan, kami telah memutuskan untuk mengandangkan pesawat tipe ini sebagai tindakan pencegahan keamanan ekstra,” demikian keterangan dari Ethiopian Airlines.
Ethiopian Airlines sudah bekerja sama dengan otoritas setempat untuk melakukan investigasi. Boeing juga dilibatkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. (lna)

Leave a Reply