Roti Bekatul dan Kopi Posong Andalan Pengunjung Bandara A Yani

JoSS, SEMARANG – Memasuki Galeri UMKM Jateng di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pengunjung akan melihat roti bekatul. Kuliner unik ini tentunya paling menarik perhatian para penumpang pesawat yang mengunjungi Galeri UMKM Jateng.

Bekatul merupakan bagian terluar dari bulir beras yang terbungkus sekam. Selain serat, kandungan gizi bekatul adalah vitamin B1, pati, mineral, dan protein.

Berbeda dengan terigu, menurut sang pembuat bekatul susah-susah gampang untuk diolah menjadi roti. Takarannya harus pas, sebab apabila tidak, rasanya tak akan enak.

Nika Mustikayani salah seorang pramuniaga di Galeri UKM Jateng mengatakan roti ini asli Pedurungan Semarang. Dia menjelaskan roti tersebut menggunakan fruktosa atau zat pemanis buah.

Selain itu, kata Nika, roti ini menggunakan minyak kelapa dan madu dalam pembuatannya untuk menggantikan margarine. Dia memastikan jika roti bekatul itu sehat dan aman dikonsumsi.

“Roti bekatul sangat aman dikonsumsi. Pengunjung hanya membayar Rp10.500 untuk bisa menikmati gurih dan lezatnya roti asli Semarang tersebut,” katanya, belum lama ini.

Baca juga: Halte Trans Semarang Jauhkan Penumpang dari Terminal Bandara Ahmad Yani

Selain roti bekatul, ada pula kopi Posong yang sangat khas tertata rapi.

Kopi Tlahap atau yang dikenal dengan Kopi Posong yaitu nama sebuah tempat wisata di wilayah Tlahap menjadi lebih populer lagi setelah film Filosofi Kopi mengambil latar lokasi syuting di area perkebunan kopi desa ini.

Kopi kelas dunia, Temanggung sebuah kabupaten yang terletak di tengah-tengah pulau Jawa.

Daerah ini terkenal mempunyai tanah yang subur. Terdapat tiga gunung yang masih menjadi wilayahnya yaitu Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Prau.

Kualitas kopi Temanggung sendiri sekarang sudah mulai dikenal dunia. Pada tahun 2016 kopi Temanggung mendapat apresiasi yang bagus di ajang Speciality Coffee Association of America.

Demi menjaga kualitas kopi, mulai pemetikan biji kopi sudah harus diperhatikan.

Menurutnya, kopi yang bagus adalah kopi yang dipetik merah dengan kata lain kopi yang di petik adalah kopi yang sudah masak dan masaknya adalah masak pohon.

“Di sini cukup banyak orang yang membeli kopi posong, karena mereka tau citarasa kopi sangat nikmat dan tentunya dengan harga yang terjangkau,” katanya, seperti dikutip dari Solopos.com. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*