Galeri UKM Bandara A Yani Diresmikan, Dinkop Bakal Buka di Rest Area Tol Trans Jawa

rest area Tol Trans Jawa
Gubernur Ganjar Pranowo Jawa Tengah bersama Wakil Taj Yasin dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati dalam persemian Geleri UMKM di Bandara International Jenderal Ahmad Yani Semarang | Foto: diskopukmjateng

JoSS, SEMARANG – Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah resmi membuka Galeri UKM di Bandara Ahmad Yani Semarang. Selanjutnya perluasan jaringan usaha kecil menengah bakal dibuka di rest area Tol Trans Jawa.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati mengatakan setelah ini, Dinkop Jateng akan memperluas jaringan membuka Galeri UKM di Rest Area Tol Trans Jawa, dengan membidik kawasan mulai Brebes sampai Sragen total kurang lebih sekitar 30 titik.

Sementara itu, Galeri UKM di Bandara Ahmad Yani saat ini melibatkan kurang lebih 60 UKM binaan Dinkop Jateng, tujuannya untuk lebih mengenalkan produk sekaligus menarik minat masyarakat luas.

Produk yang terdapat di Galeri UKM sendiri di antaranya seperti produk fashion, kerajinan tangan, makanan, minuman, dan masih banyak lagi semua lengkap tersedia.

“Penyewaan lokasi Galeri UKM ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Baik dari sewa tempat, listrik, dan lain-lain sehingga UKM tinggal masuk saja. Namun untuk kebersihan dan keamanan menjadi tanggungjawab mereka sendiri,” katanya, seperti dikutip dari Tribunjateng, Selasa (5/3).

Ema menjelaskan produk yang terdaftar di Galeri UKM ini kurang lebih sekitar 700 produk. Selain itu, produk-produk yang ada di sini tentu melalui proses akurasi, baik melaporkan sisi kualitas produknya dan kemasan kepada pihak Dinkop Jateng.

Baca juga: 17 Pengusaha Johor Jalin Kerjasama  Dagang dengan 30 UMKM Semarang

“Tujuan hadirnya Galeri UKM di Bandara Ahmad yani adalah kami ingin memperkenalkan produk UKM yang ada di Jawa Tengah. Karena lokasinya yang cukup strategis banyak terdapat aktivitas masuk dan keluar Jawa Tengah,” tuturnya.

Menurut Ema masih terdapat kesempatan bagi UKM lain yang ingin memasarkan produknya di Galeri UKM, dengan catatan memenuhi standar kualitas yang ditentukan.

“Membahas masalah target dari awal membuka pada hari Jumat sampai sekarang, rata-rata per hari bisa menghasilkan antara Rp 750 ribu sampai Rp 1 juta,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Ema berharap masyarakat yang datang ke Bandara Ahmad Yani Semarang, tertarik untuk melihat dan membeli produk-produk yang tersedia di Galeri UKM. Sehingga produk-produk yang berasal dari Jateng ini juga semakin dikenal.

“Kebetulan masih dalam rangka pembukaan Galeri UKM, kami mengadakan promo diskon untuk semua produk mulai hari Selasa (5/3) – Rabu (13/3) diskon 15 persen sampai 20 persen,” jelasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*