Dikawal Dua Petugas Rutan, Mustofa Kemal Hadiri Pemakaman Putra Sulungnya

JoSS, MOJOKERTO – Terdakwa kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Mojokerto Non Aktif, Mustofa Kemal Pasa (MKP) menyempatkan diri mengantar jenazah putra sulungnya. Dia menangis sembari menyampaikan permintaan maaf di hadapan jenazah.

Status MKP saat ini tengah menjadi tahanan di rutan klas I Surabaya. Dia datang ke rumah duka di Dusun Tampung, Desa Tampungrejo, Puri, Mojokerto dengan menumpang Toyota Kijang Innova Hitam dan dikawal dua petugas rutan.

MKP pulang ke rumah duka Dusun Tampung, Desa Tampungrejo, Puri, Mojokerto, sekitar pukul 04.00 WIB. MKP dikawal dua petugas Rutan Medaeng. Dia tampak memakai kopiyah hitam dan kemeja putih.

“Maafkan papa ya nak, maaf,” kata MKP yang sejurus kemudian mendekap jenazah, Jiansyah Kamal Pasya (20 tahun), seperti yang dilansir detik.com, Kamis (21/3).

Baca juga: Aroma Korupsi Di MXGP 2018, Motorcross Semarang 2019 Terancam Batal

Istrinya, Ikfina Fatmawati juga tampak sedang berduka. Dia berusaha tegar meski kedua matanya terlihat sembab. Betapa tidak, belum selesai kasus korupsi yang menjerat suaminya, kini dia kembali diuji dengan kepergian anak pertamanya.

Saat jenazah disemayamkan di rumah duka, pelayat terus berdatangan. Jenazah Jiansyah disalati dan dibacakan tahlil oleh para petakziah.

Sejumlah pejabat tampak berdatangan untuk bertakziah ke rumah duka. Antara lain, Wabup Mojokerto Pungkasiadi, Wali Kota Mojokerto yang juga adik kandung MKP Ika Puspitasari, Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, serta sejumlah anggota DPRD.

Jenazah Jiansyah dikebumikan di TPU Desa Tampungrejo. Ratusan orang mengantarkan putra sulung MKP ke tempat peristirahatannya yang terakhir. MKP menjadi salah satu orang yang mengangkat keranda jenazah menuju ke pemakaman.

Putra sulung MKP, Jiansyah meninggal akibat kecelakaan di ruas tol Ngawi KM 565+600, Rabu (20/3) sekitar pukul 17.55 WIB. Saat itu, anak pertama dari tiga bersaudara ini menumpangi mobil Mazda nopol S 1075 RJ.

Dikemudikan oleh Slamet Bawon (40), warga Desa Tampungrejo, Puri, Mojokerto, mobil warna merah itu melaju dari arah Solo ke Ngawi. Sampai di lokasi kecelakaan, mobil menabrak truk muat kayu yang melaju searah di jalur lambat.

Jiansyah sempat menjalani perawatan di RS At-Tin Husada akibat luka di kepalanya. Namun, nyawanya tidak tertolong. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*