JoSS, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadapi angkutan lebaran tahun ini, mewaspadai bencana alam dan perlintasan sebidang. Menurut Direktur PT KAI, Edi Sukmoro, bahwa bencana alam seperti banjir, tanah ambles, dan tanah longsor adalah yang perlu diwaspadai.
“Lebaran kali ini kita akan mengamati titik rawan. Sekarang musimnya tidak jelas, kadang-kadang kering, tiba-tiba hujan deras. Rawannya ada tiga, rawan longsor, banjir ambles, dan yang paling akhir paling bahaya di perlintasan sebidang,” kata Edi Sukmoro, saat di Semarang, seperti yang dilansir dari solopos.com, Kamis (28/3).
Oleh sebab itu PT KAI telah menyiapkan 11.000 personel untuk memantau dan mengantisipasi sejumlah titik rawan perjalanan kereta saat masa angkutan lebaran 2019.
Terkait perlintasan sebidang, PT KAI mengerahkan pula para petugas untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta.
Dijelaskan, dari 11.000 pasukan, utamanya akan diprioritaskan mengawasi titik di jalur perlintasan sebidang. Tercatat ada 300 titik rawan yang akan diamati, termasuk perlintasan sebidang yang akan diprioritaskan.
Baca juga: Trase Kereta Api Bandara NYIA Diumumkan Akhir Maret
“11.000 petugas nanti dibagi mengawasi jalur, utamanya di jalur perlintasan sebidang, karena saat lebaran perlintasan sebidang akan padat dan keretanya pun tidak bisa disetop,” ucapnya.
Dijelaskan, sementara titik rawan longsor yang diamati berikutnya ada di jalur selatan mengingat banyak tebing-tebing yang mudah longsor.
“Titik rawan banyak ada 300 titik rawan, jalur utara, selatan. Dan lebih banyak rawannya ada di jalur selatan mudah longsor, rawan gerak,” jelasnya.
Ada pun pada H-10 Lebaran, KAI akan menempatkan petugasnya untuk menjaga pintu perlintasan tersebut. Selain itu, sejumlah alat berat juga akan diturunkan untuk antisipasi kendala perjalanan kereta.
KAI mulai melakukan penjualan tiket keberangkatan untuk masa angkutan Idul Fitri 2019 pada Senin (25/2/19), dini hari pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan mulai 26 Mei 2019.
Selama Lebaran 2019, KAI mengoperasikan 356 KA Reguler dan 50 KA Tambahan dengan total mencapai 406 KA. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak tiga persen dari jumlah tahun sebelumnya yaitu 393 KA.
Setiap hari, KAI menyediakan 247.010 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang pada 2019 mengalami kenaikan sebanyak lima persen dari tahun sebelumnya yaitu 236.210 tempat duduk. (nug/lna)

Leave a Reply