AS Nyatakan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang, Asal..

Boeing 737 Max 8
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, WASHINGTON – Amerika Serikat menyatakan kepada berbagai maskapai internasional bahwa Boeing 737 Max 8 laik terbang, namun akan mengharuskan Boeing untuk melakukan perubahan desain sebelum April 2019.

Pernyataan itu dirilis saat regulator mengkaji dengan seksama dua kecelakaan fatal dari dua maskapai yang menerbangkan model pesawat baru ini sejak Oktober lalu.

Pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines yang sedang dalam penerbangan menuju Nairobi jatuh hanya beberapa menit setelah tinggal landas pada Minggu (103), yang menewaskan seluruh 157 penumpangnya.

Kecelakaan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan dari jenis baru pesawat yang menjadi andalan di industri penerbangan. Salah satu pesawat tipe terseubt jatuh di Indonesia pada Oktober tahun lalu dan menewaskan 189 orang.

Dalam sebuah pemberitahuan, Badan Penerbangan Sipil AS (Federal Aviation Administration/FAA) mengatakan pihaknya merencanakan untuk mewajibkan perubahan desain oleh Boeing tidak lebih dari bulan April.

“Boeing tengah berupaya untuk menyelesaikan peningkatan sistem pengendali penerbangan, dimana sistem ini akan mengurangi ketergantungan pada prosedur yang mengandalkan pada daya ingat pilot,” ujar FAA.

FAA juga menyatakan Boeing “berencana untuk memutakhirkan kewajiban pelatihan dan manual untuk awak pesawat sejalan dengan perubahan pada desain pesawat” untuk sistem perlindungan otomatis yang disebut Maneuvering Characteristics Augmentation System atau MCAS.

Perbaikan yang akan dilakukan juga akan termasuk aktivasi MCAS dan peningkatan sinyal Sudut Serang (Angle of Attack).

Baca juga: Batalkan Boeing 737 MAX 8 Garuda Bakal Kehilangan Rp 364 Miliar

FAA menyatakan dalam pemberitahuan yang diumumkan secara publik bahwa laporan eksternal menemukan kemiripan antara kecelakaan yang terjadi di Ethiopia dan Indonesia.

“Meskipun demikian, investigasi baru saja dimulai dan hingga saat ini kami belum menerima data yang memungkinkan untuk ditariknya kesimpulan atau diambilnya tindakan,” menurut Continued Airworthiness Notification kepada Komunitas Internasional operator pesawat Boeing 737 Max 8.

Menteri Perhubungan AS Elaine Chao mengatakan kepada media pihak regulator tidak akan ragu-ratu untuk bertindak apabila mereka menemukan adanya persoalan keselamatan.

“Apabila FAA menemukan persoalan yang berdampak pada keselamatan penerbangan, kementrian akan segera mengambil tindakan segera dan yang semestinya,” ujar Chao kepada media. (lna) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*