
JoSS, SEMARANG – Tak usah jauh-jauh ke Jepang kalau cuma ingin berfoto ala wanita lengkap dengan baju adat kimono dan berlatar belakang bunga sakura.
Datang saja ke Kampung Talunkacang, Gunungpati, Kota Semarang atau sekitar 30 menit dari pusat kota.
Dirilis Tribunjateng.com, di sini terdapat spot foto dengan bunga sakura buatan berwarna pink ala ala Jepang.
Yang menarik adalah, pengelola juga menyewakan baju adat Jepang yaitu Kimono dan baju adat Korea Hanbok.
“Awalnya dulu kita hanya spot bunga sakura saja, terus ada pengunjung yang datang pakai baku kimono sendiri. Lalu beliau juga memberikan usul bagi kita untuk menambah baju kimono,” jelas pengelola spot bunga sakura, Fadlu Rizal (19) Selasa (5/02).
Dari usul pengunjung, Rizal bersama pengelola lain akhirnya membuat baju kimono dengan berbagai motif.
Tak hanya untuk wanita, baju kimono ini tersedia untuk pria dan ukuran anak-anak juga.
Berlatar pemandangan waduk Jatibarang, spot ini menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan dari dalam dan luar kota.
“Kalau pengunjung pling banyak ya dari Semarang, semua kalangan. Ada juga dari luar kota. Bahkan Medan da Papua ada,” lanjut Rizal.
“Bagus tempatnya, saya sengaja datang ke sini untuk foto dengan kimono. Tahunya dari instagram,” ucap Dina Kartika (24) pengunjung dari Semarang.
Untuk bisa berfoto di spot bunga sakura ini, pengunjung cukup membayar Rp 10.000, sudah mendapatkan lima file foto dari fotografer.
Sedangkan untuk sewa baju kimono satu orangnya cukup membayar Rp.10.000 saja.
Pengunjung harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu sampai dipanggil gilirannya untuk masuk dan berfoto.
Baca juga: Plaza Goa Kreo, Bridge Fountain Dan Semarang Zoo Jadi Magnet Kuat Wisatawan
Spot ini buka dari pukul 08.30 WIB – 17.00 WIB.
Namun jika di hari libur, tempat ini bisa menutup pendaftaran lebih awal karena saking banyaknya antrean.
Nah tempat ini juga menyewakan lokasi untuk foto pre wedding.
Namun bagi yang yang ingin menyewa untuk prewed harus janjian terlebih dahulu dan pemotretan dilakukan saat hari biasa atau tidak hari libur.
“Kami melayani preweed tapi pas hari kerja, karena sepi. Kalau hari libur atau weekend kita tutup untuk preweed karena banyak pengunjung,” ucap Rizal.
Untuk biaya preweed cukup terjangkau, dengan biaya Rp 150.000, sudah dapat tempat dan jasa foto.
Namun bagi yang membawa fotografer sendiri, cukup membayar Rp 100.000, untuk sewa tempat.
Nah, murah kan, bagi kalian yang ingin foto kekinian ala Jepang cukup ke spot ini saja. (Wiek/lna)

Leave a Reply