JoSS, JAKARTA – Para pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api kini tak bisa seenaknya membawa barang. PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal menerapkan batasan bagasi gratis bagi para pemudik dan beberapa aturan terkait mengenai besaran muatan.
“Untuk kenyamanan, kami berharap penumpang membawa barang bawaan secukupnya. PT KAI menetapkan setiap penumpang diberikan bagasi gratis sampai berat maksimum 20 Kg,” kata Kepala Humas PT KAI, Agus Komarudin, belum lama ini.
Menurut dia, volume maksimum barang yang boleh dibawa penumpang ke dalam KA sebesar 100 desimeter kubik, yaitu dengan dimensi maksimal 70x48x30 sentimeter.
Agus menuturkan, jika saat boarding di stasiun penumpang diketahui membawa barang melebihi 100 desimeter kubik, maka akan dikenai biaya sebesar Rp 10.000/Kg untuk kelas eksekutif, Rp 6.000/Kg untuk kelas bisnis, dan Rp 2.000/Kg untuk kelas ekonomi.
Selain itu, dia menambahkan, jika ada penumpang yang membawa barang lebih besar dari 200 desimeter kubik atau setara dengan 70x48x60 sentimeter, barang itu tidak diperbolehkan dibawa ke kabin penumpang.
Agus menyatakan, ketentuan batasan bagasi itu sudah diterapkan PT KAI sejak lama.
Baca juga: Sambut Mudik PT KAI Daop 4 Tambah 11 Kereta
“Aturan bagasi sudah diterapkan sejak 2016,” ucapnya, seperti dikutip dari Kompas.com.
Sebelumnya, PT KAI telah membuka layanan pemesanan tiket mudik mulai kemarin, Senin (25/2) sejak pukul 00.00.
PT KAI memberlakukan pelayanan pemesanan tiket mudik Lebaran 2019 melalui beberapa saluran penjualan tiket PT KAI, seperti di loket stasiun, vending machine, minimarket, Contact Center KAI, atau secara online melalui situs dan aplikasi KAI Access.
Selain tiket mudik, PT KAI (Persero) juga menerapkan batasan bagasi gratis bagi para pemudik dan juga beberapa aturan terkait besaran muatan.
Tren mudik menggunakan kereta api semakin meningkat dari tahun ke tahunnya.
Diharapkan para penumpang juga menaati aturan itu meski tidak ada larangan untuk membawa bagasi melebihi batas maksimal 20 kilogram.
“Semakin banyak penumpang, semakin banyak juga barang bawaannya. Makanya kami batasi agar semuanya merasa nyaman,” ujar Krisbiyantoro, Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon. (Wiek/lna)

Leave a Reply