Liong 68 Meter Meriahkan Cap Go Meh di Pontianak

JoSS, PONTIANAK – Warga Tionghoa di Pontianaktengah sibuk mempersiapkan kemeriahan Cap Go Meh dengan pawai 26 replika naga. Naga (liong) terpanjang yang ada bernama naga bersinar, dengan panjang 68 meter.

Proses pembuatannya pun membutuhkan waktu yang panjang dan biaya puluhan juta rupiah. Pasalnya, untuk biaya sinar yang berasal dari lampunya saja, menghabiskan biaya sekitar Rp20 juta sampai Rp30 juta. Sedangkan untuk biaya keseluruhan mencapai Rp80 juta.

“Naga kita panjangnya 68 meter. Identik dengan hidung besar. Karena filosofi orang Tionghoa, kalau hidungnya besar maka rezekinya besar,” kata Jecki seperti dirilis Okezone.com.

Nantinya, naga yang memiliki berat kepala mencapai 20 kilogram ini akan dimainkan oleh 105 personel. Mulai dari yang memegang tongkat di bagian kepala hingga ekornya.

Baca juga: Kue Keranjang 1 Ton, Semarakkan Cap Go Meh di Pontianak

Dia menjelaskan, 26 naga nanti akan beraksi mengelilingi Kota Pontianak selama empat hari. Atraksi yang memukau ini dapat dilihat sejak 17 hingga 19 Februari.

“Jadi, siang malam juga main naga. Tanggal 17 dan 18 Februari naga-naga atraksi mendatangi para donatur-donatur. Nah, puncaknya pada 19 Februari malam,” tutup Jecki.

Selain itu, satu ton kue keranjang juga menjadi pembeda perayaan Cap Go Meh di Pontianak tahun ini.

Kue yang juga disebut Nian Gao atau dalam dialek Hokkian Ti Kwe itu disusun meninggi ke atas layaknya sebuah piramida. Piramida kue keranjang ini akan dipajang di panggung utama perayaan Cap Go Meh (CGM) Kota Pontianak di Jalan Diponegoro, Kecamatan Pontianak Kota.

“Jumlah kue keranjang yang dipajang ada 2.000 biji. Beratnya satu ton,” jelas Ketua Panitia CGM Kota Pontianak, Djie Sen di sela menyusun piramida kue keranjang tersebut, belum lama ini.

Ketika menyusun kue keranjang ini pada Senin malam, Djie Sen dibantu lima orang rekan dari Komunitas Budaya Tionghoa Pontianak.

Mereka terlihat sangat berhati-hati. Karena, kue yang terbuat dari tepung ketan dan gula itu tidak bisa langsung disusun begitu jadi. Perlu waktu tunggu hingga kue mengeras. Sehingga, perlu waktu panjang untuk menyusunnya menjadi piramida. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*