Taman 1.000 Lampu Cepu, Ramai Siang-Malam

lampu
Taman 1.000 lampu di Cepu | Foto: google

JoSS, CEPU – Taman 1.000 Lampu di Kecamatan Cepu, Blora kini ramai dipadati pengunjung. Tidak saja warga Blora, tapi pelancong asal luar Blora juga tak terhitung jumlahnya.

Meski taman ini dipenuhi lampu, namun suasana pada siang hari tetap menarik dikunjungi wisatawan hanya untuk sekadar berswafoto.

Saat ini, baik siang maupun malam, pengunjung Taman 1000 Lampu yang terletak di lokasi yang strategis di median jalan Provinsi Jawa Tengah, taman yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 2 miliar itu dipilih pengunjung untuk sekadar melepas lelah sembari berswafoto.

“Kebetulan rombongan kami baru pulang dari Semarang. Sekalian saja mampir di Taman 1000 Lampu Cepu untuk melepas lelah,’’ kata Oktaviani, salah seorang warga Bojonegoro, belum lama ini seperti dikutip dari SMNetwork.com.

Dia mengaku sudah lama mengetahui Taman 1000 Lampu Cepu telah selesai diperbaiki. Keindahan taman juga dilihat di foto-foto yang tersebar di media sosial (medsos). Saat melintasi Taman 1000 Lampu Cepu ketika berangkat dari Bojonegoro ke Semarang, sepekan lalu, mengakui keindahan taman itu.

Kerlip lampu beraneka warna pada malam hari membuat rombongan berhenti sejenak untuk berswafoto.

Baca juga: Lilik Jalan Kaki dari Blora ke Jakarta Demi Dukung Jokowi

“Tapi ketika itu tidak bisa lama-lama. Apalagi sudah tengah malam. Pagi-pagi kami harus sampai di Semarang untuk menghadiri pernikahan salah seorang anggota keluarga,’’ katanya.

Sekembalinya dari Semarang, rombongan melampiaskan hasratnya untuk berswafoto di Taman 1000 Lampu Cepu.

”Meski siang hari, namun taman ini tetap cantik,’’ ucap Ulfa, rekan Oktaviani.

Sejak selesai renovasi pada awal Desember 2018 lalu, taman yang mengusung konsep tematik itu menjadi jujukan warga untuk melepas lelah sembari berswafoto untuk mengabadikan momen bersama keluarga dan teman.

Patung Arjuna Wiwaha di ujung timur taman yang dibangun pada 2017 lalu menjadi salah satu tempat favorit berswafoto. Membujur ke barat, hingga simpang tujuh taman itu terdapat beberapa ikon-ikon baru.

Air mancur simpang tujuh atau unit pompa angguk alat menambang minyak dan selender kuno juga tak kalah menarik. Bergantian para pengunjung berfoto ria di ikon-ikon tersebut. ‘’Kami berharap taman ini terawat dengan baik. Keindahannya awet hingga tahun-tahun berikutnya,’’ tandas Prasetyo, salah seorang warga Cepu. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*