[widget id="text-5"]

Lilik Jalan Kaki dari Blora ke Jakarta Demi Dukung Jokowi

jalan kaki
Lilik Yuliantoro (29), warga Blora saat menyusuri Jalan Lamper Tengah Semarang menuju Jakarta dengan jalan kaki untuk bertemu dengan Presiden Jokowi, Selasa (27/11) | Foto: joss.co.id/joy

JoSS, SEMARANG – Lilik Yuliantoro (29), warga Desa Ketangar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) melakukan perjalanan darat dengan jalan kaki ke Jakarta. Bapak satu anak yang saban hari berjualan jahe rempah ini ingin bertemu sekaligus mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden untuk kedua kalinya.

“Presiden Jokowi itu Bapak orang-orang kecil. Programnya sangat bagus terutama soal infrastruktur. Sudah terasa perubahan infrastruktur di Blora,” tutur Lilik saat di Semarang, Selasa (27/11).

Lilik memulai perjalanan dari Blora sejak Rabu (21/11) dan tiba di Semarang pada Senin (26/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Ia menginap semalam di Kantor Banteng Muda Indonesia (BMI) Jateng di kawasan Lamper Tengah, Semarang Selatan. Perjalanan ke Jakarta dilanjutkan pagi tadi sekira pukul 09.30 WIB. Rencananya jalan kaki ke Istana Negara akan memakan waktu 28 hari.

Tak sekadar bertemu dan menyatakan dukungannya ke Jokowi, Lilik juga akan menyampaikan aspirasi dari warga yang ditemui sepanjang perjalanan. Karena itu, ia membawa sejumlah lembar kertas HVC yang berisi catatan aspirasi warga. “Targetnya 1.000 aspirasi warga dan diserahkan ke Pak Jokowi saat bertemu,” ujar pria yang berprofesi juga sebagai pemahat patung itu.

Hingga tiba di Semarang Lilik sudah mendapat 285 aspirasi. Mulai aspirasi dari PKL yang ingin mendapat tambahan modal, guru honorer yang ingin diangkat sebagai PNS, petani yang ingin mudah mendapat pupuk, seputar pengalokasian bantuan beras untuk warga miskin atau raskin, pendistribusian Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tidak tepat sasaran hingga keluhan ibu empat anak yang ditinggal suaminya dan tidak mampu menyekolahkan anak

“Bahkan, ada aspirasi warga yang ingin menikah gratis,” tambahnya tersenyum

Baca juga: Telan Investasi Rp5 Triliun KEK Singosari Malang Dibangun Tahun Depan

Tidak banyak perbekalan yang ia bawa dalam jalan kaki sejauh sekitar 588 Km itu. Hanya satu tas ransel berisi pakaian dan lembaran kertas HVS aspirasi warga. Sebuah bendera merah putih yang diikatkan diujung tongkat sepanjang sekitar 1,5 juga ditentengnya.

“Pada 2014, pernah jalan kaki Blora-Semarang untuk membela klub Persikaba Blora. Pada 2018, jalan kaki Blora – Semarang lagi untuk mendukung Pak Ganjar Pranowo di pemilihan gubernur,” terangnya.

Ketua BMI Jateng, Alwin Basri, menyatakan Lilik Yuliantoro ini merupakan kader BMI Kabupaten Blora. “Mas Lilik jalan kaki dari Blora menuju Istana mau menemui Bapak Presiden untuk mengajukan seribu aspirasi warga. Ini adalah mulia,” kata Alwin saat melepas Lilik ke Jakarta.

Alwin mengaku telah menginstruksikan kader BMI di Jateng mengawal perjalanan Lilik. Koordinasi dengan BMI Jawa Barat juga dilakukan untuk pengawalan sampai ke Jakarta. (Joy/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]