Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga Sirampog Brebes

JoSS, BREBES – Desa Buniwah RT 04 RW 01 Kecamatan Sirampog telah terjadi hujan lebat disertai puting beliung/lesus yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan merusak sekitar 20 rumah warga setempat.

“Sekitar pukul 14.45-16.30 WIB, wilayah Kecamatan Sirampog dan sekitarnya turun hujan lebat disertai puting beliung. Kencangnya angin mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan bangunan rusak sedang dan berat. Atap atau genteng berjatuhan terbawa angin,” ungkap Danramil 10 Sirampog Kodim 0713, Selasa (15/1) malam seperti dirilis Suaramerdeka.com.

Sebelumnya dijelaskan bahwa potensi kerawanan bencana alam khususnya puting beliung pada puncak musim penghujan Januari-Februari 2019 di wilayah Brebes Tengah dan Selatan, yang diprediksi Kaharudin dari BMKG Tegal Karesidenan Pekalongan, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengoptimalan penanganan bencana alam di Ruang Data Kodim 0713 Brebes pada Jumat (4/1) kemarin, benar-benar terjadi.

Namun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Adapun data bangunan warga yang mengalami rusak berat antara lain Suhamah, Wasrip, Wasipah, Toharo, Ruslani, Wahidin, Wasrun dan Sutimah. Sedangkan rusak sedang meliputi hunian Saepudin, Abdul Hadi, Megi, Maryono, Rohmat, Ahmad Fauzi, Toto, H. Abu Hasan, Abdul Kholik, Abdul Fatah, Harisman serta Muhrodi.

Baca juga: Ratusan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung di Rancaekek  

“Sementara di Dukuh Tengah Desa Buniwah, pohon tumbang menimpa kabel listrik dan beberapa rumah warga. Pihak kami bersama BPBD Kecamatan segera mendatangi lokasi bencana, mendata kerugian, berkoordinasi dengan Kades untuk merencanakan kegiatan pembersihan puing besok pagi, termasuk mengurangi batang pohon dekat pemukiman penduduk serta melaporkan ke Komandan Kodim selaku Ketua Penanggulangan Bencana Alam Brebes,” imbuhnya.

Tahun lalu, tepatnya pada November 2018 wilayah Sirampog juga pernah terjadi angin putting beliung. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, puting beliung ini merusak 16 bangunan rumah dan gedung olahraga.

“Sebanyak 16 rumah rusak ringan, sedang, hingga parah,” kata Camat Sirampog, Wigiyanto ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa karena bencana tersebut.

Puting beliung terjadi beberapa saat setelah hujan gerimis mengguyur wilayah tersebut.

“Angin puting beliung bergerak dari arah utara ke selatan. Sebelumnya terjadi gerimis, namun setelah gerimis berhenti langsung terjadi puting beliung,” jelasnya.(Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*