Masazo Nonaka Pria Tertua di Dunia Meninggal

Masazo Nonaka
Masazo Nonaka | Foto: google

JoSS, JEPANG – Pria tertua di dunia Masazo Nonaka versi Guinness World Records meninggal dunia pada Minggu (20/1) dalam usia 113 tahun. Nonaka lahir pada Juli 1905.

Guinness World Record mencatat, hari kelahiran Nonaka hanya berselang beberapa bulan sebelum Albert Enstein menerbitkan teori relativitasnya.

Secara resmi, Guinness mengakui Nonaka sebagai manusia tertua yang hidup setelah kematian pembalap Spanyol, Francisco Nunez Olivera, tahun lalu.

“Kami merasa kaget dengan kepergian kakek. Dia terlihat baik-baik saja kemarin, dan meninggal tanpa menyebabkan keributan sama sekali dengan keluarga,” ujar sang cucu, Yuko, kepada Kyodo News, sebagaimana dituliskan AFP.

Dikutip dari CNNIndonesia, Nonaka memiliki enam saudara lelaki dan satu saudara perempuan. Dia menikah pada tahun 1931 dan menjadi ayah dari lima anaknya.

Baca juga: IQOS Di Jepang Mulai Geser Rokok dan Vape

Selama hidupnya, dia mengelola penginapan di dekat sumber air panas di kota asalnya, Ahoro, Hokkaido. Dalam masa pensiun, dia menikmati hari-harinya dengan menonton pertandingan gulat di televisi sembari memakan manisan.

Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Jepang juga dikenal sebagai rumah bagi beberapa orang yang dikenal sebagai ‘manusia tertua’ yang pernah hidup.

Nama-nama itu di antaranya Jiroemon Kimura, pria dengan angka hidup terlama. Dia mengembuskan napas terakhirnya setelah ulang tahunnya yang ke-116 pada Juni 2013 lalu.

Akhir tahun lalu, Richard Overton, pria tertua di Amerika Serikat meninggal pada Kamis (27/12) sore. Ia bukan hanya pria tertua di AS, tetapi juga veteran Perang Dunia II yang masih tersisa.

Richard meninggal dalam usia 112 tahun.

Kabar duka itu telah dikonfirmasi CNN melalui salah satu anggota keluarga Overton, Shirley. Menurutnya, Richard belakangan memang dirawat di rumah sakit karena pneumonia. Ia akan berusia 113 tahun pada 11 Mei tahun depan, namun usianya tak sepanjang itu.

Sang pejuang perang mengawali kariernya di militer AS pada 1942. Ia menjadi saksi soal kejadian di Pearl Harbor. Mantan Presiden AS Barack Obama bahkan tahu ceritanya.

“Dia di Okinawa. Dia juga di Iwo Jima, di mana dia berkata, ‘Saya bisa keluar dari sana hanya karena berkah Tuhan,'” ujar Obama saat membuka Veterans Day pada 2013.

Namun Richard sendiri sudah ingin melupakan kenangan masa perangnya. Ia mengaku tak suka bicara soal itu. “Saya sudah lupa hal-hal itu,” katanya kepada CNN.

Saking tenarnya Richard, ia sampai dijadikan nama jalan Richard Overton Avenue di Texas. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*