Enam Hari Tertahan di Karimunjawa, 244 Wisatawan Akhirnya Bisa Pulang

244 wisatawan
Wisatawan yang terjebak cuaca buruk di Karimunjawa kembali ke Jepara menggunakan KMP. Siginjai | Foto: twitter @jambrong_karjaw

JoSS, SEMARANG – 244 wisatawan yang tertahan di Pulau Karimunjawa Besar, Kepulauan Karimunjawa, Jepara, akhirnya bisa bernafas lega. Mereka bisa kembali pulang ke asalnya setelah kapal bisa melaut seiring membaiknya cuaca.

Ratusan wisatawan yang tertahan sejak libur malam tahun baru itu terangkut dua kapal, KM Siginjai dan KM Ekspres Bahari.

Petugas Pusat Data Logistik dan Operasional BPBD Jepara, Choirul Anam mengatakan Siginjai berangkat dari Pelabuhan Kartini, Jepara, Jumat (4/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Kembali ke Jepara sore tadi mengingat Jepara – Karimunjawa setidaknya lima jam perjalanan laut.

“Dari Karimunjawa KM Siginjai jadwal kepulangan ke Jepara jam 13.00 WIB,” tutur dia, Jumat (4/1).

Sementara Kapal Ekspres Bahari  berangkat ke Karimunjawa selang dua jam kemudian. “Kalau yang kapal Ekspres jadwal pulangnyaa tentatif,” ujarnya.

Choirul menyatakan kepastian keberangkatan dua kapal ke Karimunjawa didapat setelah cuaca sangat mendukung untuk aktivitas penyeberangan laut. Ombak tinggi di lima hari terakhir yang membuat aktivitas pelayaran di perairan Jepara lumpuh telah kembali normal.

Baca juga: Pemerintah Jepara Gelontorkan Rp31 Miliar Untuk Percantik Pantai 

Dan otoritas pelayaran memberikan lampu hijau untuk keberangkatan kapal menjemput wisatawan. “Mulai pagi tadi aktivitas pelayaran dari Dermaga Kartini mulai normal,” imbuhnya.

Sementara analis cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Semarang, Sediyanto menyatakan ketinggian ombak di perairan Karimunjawa saat ini berkisar pada angka 0,2 meter sampai 1 meter. Cuaca Karimunjawa terpantau oleh pihaknya terjadi hujan ringan di Jumat ini.

“Kecepatan angin dari barat ke barat laut mencapai 4 sampai 15 knot,” jelasnya.

Diketahui, sebanyak 244 wisatawan yang datang sejak 29 Desember 2018 tak bisa pulang. Kapal terakhir yang datang ke Karimunjawa adalah kapal wisata dari Semarang pada keesokan harinya.

Otoritas pelayaran mengumumkan adanya cuaca buruk yang membuat perjalanan laut ke Karimunjawa tidak bisa dilaksanakan, Senin (31/12/2018). Sejak hari itu hingga Kamis (3/1) tidak ada kapal penyeberangan yang melaut

Dari 500 lebih wisatawan yang datang jelang pergantian tahun, tersisa 244 yang belum terangkut. Sisanya bisa pulang dengan menumpang penerbangan reguler Karimunjawa – Semarang. (Joy/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*