[widget id="text-5"]

2.000 Pelajar SMA Ikuti ASEAN School Games 2019 di Jawa Tengah

JoSS, SEMARANG – Jawa Tengah (Jateng) menjadi tuan rumah pelaksanaan ASEAN School Games (ASG) 2019, Juli mendatang. Penyelenggaraan kejuaraan olahraga antarpelajar tersebut akan diikuti 2.000 pelajar SMA dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN.

Dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan APBD 2018 dan Persiapan Pelaksanaan APBD 2019, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jateng Urip Sihabuddin menyatakan kesiapan pihaknya menggelar ASG 2019.

“Bahwa Jateng nyaris sudah siap. Dalam hal terutama dukungan kebijakan, kami sudah siap,” tutur dia di Gedung B lantai 5 Setda Jateng, Senin (21/1).

Menurut Urip, kesiapan tersebut mencakup venue, penginapan, administrasi perlombaan hingga hal lain terkait atlet dan sarana pendukungnya.

Hanya saja, khusus venue ada catatan pihaknya yang segera mendapat pembenahan. Yakni venue untuk cabang olahraga (cabor) renang.

Rencananya, cabor renang akan menggunakan fasilitas yang ada di komplek Jatidiri, Jatingaleh, Semarang.

“Kolam renang belum selesai untuk diubah berstandar internasional karena proses lelang yang terlambat,” ujar dia.

Standar internasional sudah menjadi kebijakan panitia ASG di setiap venue cabor yang dilombakan. Urip menyatakan jika proses renovasi berjalan lancar maka kolam renang sudah bisa digunakan sebelum Juli.

“Meski secara keseluruhan belum selesai seluruhnya karena (pengerjaannya) sampai akhir tahun tapi setidaknya sudah bisa dipakai sesuai standar internasional ASG,” jelas dia.

Selain kolam renang, cabor lain yang akan menggunakan venue di Jatidiri adalah tenis lapangan. Namun venue tenis lapangan sudah tidak ada masalah dan sudah bisa digunakan.

“Selain renang, venue untuk cabor lain sudah aman,” ujarnya.

ASG 2019 akan melombakan 10 cabor. Yakni renang, tenis lapangan, atletik, tenis meja, bola volley, pencak silat, badminton, sepak takraw, basket dan squash.

Cabor-cabor tersebut sama persis dengan yang dilombakan di ASG 2018 di Selangor, Malaysia.

Baca juga: Gubernur Kantongi Tiga Nama Calon Sekda Kota Magelang

“Dipilihnya cabor-cabor itu karena memang biasanya memang di negara ASEAN ada cabor tersebut,” katanya.

Sementara untuk proses pendaftaran, negara peserta ASG sudah mengirimkan data cabor yang akan diikuti.

Urip menyatakan pihaknya bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga masih menunggu data by number atlet yang akan ikut di tiap cabor.

“Akan kelihatan valid jumlah pesertanya setelah negara peserta ngirim by number. Misalnya lari jarak 100 meter, akan diikuti berapa atlet. Nanti akan kelihatan jumlah pasti pesertanya,” beber dia.

Ditambahkan, Juli menjadi pilihan waktu pelaksanaan ASG lantaran di bulan tersebut sudah masuk libur pelajar SMA. Tidak hanya di Indonesia, di negara lain libur siswa tingkat menengah juga di bulan tersebut.

“Rabu tanggal 16 lalu kami sudah paparan dihadapan kementerian untuk kesekian kalinya tentang kesiapan Jateng di even ASG. Dan respon kementerian sangat positif,” imbuh Urip.

Gubernur Ganjar Pranowo menaruh perhatian atas venue cabor renang yang belum kelar. Ia pun meminta kepada instansi terkait untuk segera memulai lelang agar venue tersebut sudah siap digunakan untuk ASG 2019.

“Sekarang pelaksana tugasnya Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa sudah ada, bisa hari ini diteken. Tolong hari ini ya,” tukas Ganjar. (Joy/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]