Perayaan Natal di 259 Gereja di Semarang Berjalan Aman dan Lancar

Perayaan Natal
Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama pejabat Forkompimda saat memberikan ucapan selamat Natal bagi jemaat di Gereja Bethel Indonesia di Jalan Gajah Mada |Foto: gus/joy/joss.co.id

JoSS, SEMARANG – Perayaan Natal di 259 gereja di Kota Semarang berjalan aman dan lancar. Kekhusyukan dan kekhidmatan umat Kristen dan Katolik di ibadah misa Natal tidak terganggu insiden apapun

“Untuk seluruh rangkaian perayaan natal di Kota Semarang dapat berjalan aman dan nyaman,” tutur Walikota Semarang Hendrar Prihadi kepada JoSS.co.id, Selasa (25/12).

Walikota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan Pemkot Semarang bersama aparat TNI dan Polri telah berupaya maksimal memberikan pelayanan berupa pengamanan ke umat Nasrani dan Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal 2018. Pengamanan dilakukan sebelum, saat dan sesudah misa Natal.

Pengamanan sebelum misa Natal misalnya. Satu tim penjinak bom Brimob Polda Jateng yang terdiri dari 10 personil melakukan penyisiran di 19 gereja besar di Kota Semarang. Penjagaan di setiap gereja juga dilakukan dengan jumlah personel menyesuaikan kapasitas gereja dan kondisi lapangan.

Polisi bersenjata laras panjang maupun yang berpakaian sipil melakukan pengamanan langsung di setiap pintu masuk gereja berjemaat banyak. Dibantu aparat TNI dibawah komando Kodim 0733/BS Semarang, unsur Linmas maupun relawan dan komunitas pemuda. Di setiap akses masuk dan keluar hingga persimpangan jalan utama Kota Semarang juga diamankan anggota Satuan Lalu Lintas.

Baca juga: Dunia Ikut Berduka Atas Korban Tsunami Selat Sunda

Hendi menyatakan saat malam misa Natal dirinya, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji dan Dandim 0733/BS Semarang Letkol Kav Zubaedi keliling mengecek kesiapan dan kondisi keamanan di gereja di wilayahnya. Setidaknya ada empat gereja yang didatangi. Yakni, GBT Kristus Alfa Omega, GBI Gajah Mada Semarang, GPIB Immanuel (Gereja Blenduk) dan Gereja Katedral Santa Perawan Maria.

“Kegiatan kita itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Semarang dalam merayakan Natal,” ujarnya.

Saat berkunjung di setiap gereja, Hendi tak lupa menyampaikan ucapan selamat Natal ke seluruh jamaat. Tak ketinggalan ia meminta agar jemaat turut mendoakan agar Kota Semarang dapat menjadi lebih baik.

Hendi berharap toleransi antar umat beragama di Semarang tidak hanya terjadi di momen Natal. “Silahkan beribadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Pemerintah akan menjamin keamanan dan kondusivitasan wilayah,” pungkasnya. (Gus/Joy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*