JoSS, JAKARTA – Olahan buah pir dan pisang ternyata dapat membantu meringankan gejala gastritis atau asam lambung.
Seperti dilansir Step to Health, pir mengandung vitamin B (B1, B2, dan B3), vitamin A dan C, serta serat tinggi. Buah ini juga berperan mengatur sistem saraf dan pencernaan Anda.
Sedangkan pisang adalah buah yang mengandung banyak serat dan protein dan rendah lemak.
Hal ini menjadikan buah ini sebagai sumber energi yang luar biasa yang dapat mengurangi iritasi saat asam lambung melanda.
Gastritis merupakan peradangan pada dinding lambung yang banyak dialami siapa pun dan dapat terjadi kapan saja.
Dikutip dari berbagai sumber, pemicu paling umum adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.
Selain itu, ada beberapa faktor lain, seperti parasit, penggunaan obat penghilang rasa sakit secara berkepanjangan, tukak lambung, penyakit Crohn, penyakit autoimun dan gangguan sistem kekebalan lainnya, infeksi virus, kebiasaan buruk (seperti merokok atau penyalahgunaan alkohol), operasi perut, stres tinggi, serta refluks asam.
Biasanya, jika Anda mengalami gejala seperti mual, kembung, perut terasa penuh atau rasa terbakar pada ulu hati yang memburuk akan disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat.
Juga menghindari makanan mengandung lemak jenuh, pedas ataupun produk susu, dan kopi.
Dari semua makanan tersebut, buah pir dan pisang dinilai baik untuk mengatasi gejala tersebut.
Cara konsumsinya juga mudah. Anda cukup ambil satu pir dan satu pisang. Lalu, masukkan keduanya ke dalam blender dan sedikit air (sekitar 200ml).
Baca juga: Pasha Ungu Tampil Bawakan Lagu untuk Palu
Minumlah dengan semua seratnya. Kedua buah ini dinilai bisa mengatasi kondisi tidak nyaman saat asam lambung.
Penyakit yang satu ini jangan dianggap enteng. Kalau keringat dingin keluar dibarengi dengan rasa perut mulas, pandangan mata yang awalnya terang perlahan mulai gelap.
Sekujur tubuh seolah menjadi es. Perasaan panik makin menjalar, rasa hati makin tak karuan.
Barangkali ini yang dirasakan oleh Jean Patty sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Jean yang merupakan Puteri Indonesia Maluku 2016 meninggal di usia 26.
Seperti dilansir dari Antara, Jean Patty meninggal akibat penyakit asam lambung. Para pengikutnya di Instagram banyak yang bersimpati. Rekan-rekannya juga tak menyangka Jean begitu cepat meninggalkan mereka.
Penyebab kematian Jean, asam lambung merupakan gangguan yang paling sering dialami orang dewasa.
Situs kesehatan Heatlh Line menyebutkan, 60 persen populasi orang dewasa akan mengalami masalah asam lambung dalam hidupnya. Ini yang membuat kebanyakan orang tak terlalu serius menanggapi penyakit ini.
Padahal, di tingkat tertentu, asam lambung bisa menyebabkan komplikasi masalah kesehatan, kanker, dan kematian. (Wiek/lna)

Leave a Reply