Mengintip Pasar Natal Musim Dingin di Austria

Austria
Pasar Natal Austria | Foto: andylacroce.com

JoSS, VIENNA – Perayaan Natal dan Tahun Baru di Eropa identik dengan cuaca dingin, salju yang turun menghiasi atap-atap rumah, taman, hingga jalur pejalan kaki. Begitu pula dengan suhu di Kota Vienna, Austria yang semakin menggigit.

Namun Natal menghangatkan semangat penduduknya. Pohon pinus dihias dengan dekorasi warna-warni, lampu hias menyala di seluruh penjuru kota dan tentunya kemeriahan festival natal.

Christkindlmarkt atau Pasar Natal bertebaran di Kota Vienna. Setiap distrik, ataupun spot-spot wisata memiliki Pasar Natal masing-masing. Namun, Pasar Natal terbesar berlangsung di depan Balai Kota Vienna, Rathaus.

Sebanyak 152 gerai yang terbuat dari papan-papan kayu berjejer di depan halaman Rathaus. Meskipun sederhana, gerai-gerai ini terlihat menarik dengan kerlap-kerlip lampu.

Rathaus menjadi megah dengan latar belakang lima menara yang salah satunya menjulang setinggi 92 meter. Gedung pemerintahan Neo-Gothic ini memiliki lebih dari 1.500 kamar.

Berdiri sejak pertengahan abad ke-19, kini Rathaus selalu menjadi tujuan utama pecinta Pasar Natal di Vienna. Pasar Natal merupakan tradisi selebrasi Natal sepanjang empat pekan kalender Advent.

Pasar Natal jalanan berawal sejak akhir abad pertengahan di wilayah-wilayah Eropa berbahasa Jerman. Vienna bisa dikatakan sebagai salah satu pelopor sejak akhir tahun 1200-an. “Saya sangat menyukai Pasar Natal ini, dan merasakan suasana Natal yang kental,” ujar Leeb Leoni, seorang warga Austria seperti dirilis Kompas.com.

Baca juga: Freeport Kembali Beroperasi Hingga 2041 Dipimpin Tony Wenas

“Saya sangat menyukai suasana Natal, dekorasi dan lampu-lampu Natal,”  sambungnya.

Christkindlmarkt Rathausplatz buka mulai 16 November hingga 26 Desember. 

Penduduk setempat dan wisatawan bisa mencicipi banyak makanan dan minuman andalan Austria. Salah satu yang paling banyak dicari adalah Glühwein, sejenis anggur yang dipanaskan. Minuman ini dijual dengan harga 4 euro atau sekitar Rp 65.000 per gelas.

Pembeli harus memberi deposit 4 euro tambahan untuk cangkir yang dipakai. Uniknya setiap Pasar Natal memiliki desain cangkir yang berbeda. Banyak pembeli yang memilih untuk membawa pulang cangkir sebagai koleksi. Jika tidak maka uang deposit akan dikembalikan.

Makanan-makanan nikmat juga dijajakan di sini, mulai dari kue-kue manis, kacang-kacangan, hingga hidangan yang cukup berat seperti sup dan sosis. Rata-rata jajanan kuliner di pasar Natal dijual dengan harga 3 euro hingga 10 euro per porsi.

Selain makanan banyak juga pedagang yang menjajakan barang-barang buatan lokal, seperti topi, tas, dan kerajinan tangan. Untuk produk-produk ini harganya bisa mencapai ratusan euro. Pembelian yang agak mahal bisa dibayar dengan kartu kredit ataupun debit. (Wiek/Joy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*